Sekolah Rakyat Segera Dibuka, Presiden Prabowo Targetkan Jangkauan Lebih Luas

Desi Rossilawati
Selasa, 11 Maret 2025 | 17:30 WIB
Bagikan
Sekolah Rakyat Segera Dibuka, Presiden Prabowo Targetkan Jangkauan Lebih Luas
VISI.NEWS | JAKARTA - Pemerintah semakin mempersiapkan Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis yang dijadwalkan berjalan mulai tahun ajaran 2025-2026. Dalam rapat yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Senin (10/3/2025), jajaran menteri membahas berbagai aspek penting, seperti lokasi, kurikulum, fasilitas, serta mekanisme penerimaan siswa. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melaporkan bahwa hingga saat ini, sudah ada 53 lokasi yang siap menyelenggarakan program ini. "Kami melaporkan per hari ini sudah ada lebih dari 50 lokasi, 53 lokasi tepatnya, yang siap untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat ini. Namun demikian, data terus akan berkembang karena 2-3 hari ke depan kami akan koordinasi dengan gubernur, dengan bupati, walikota, di mana persiapan-persiapan yang kami lakukan itu paralel," ujar Gus Ipul. Lalu Gus Ipul menjelaskan infrastruktur pendukung telah tersedia di 41 Sentra dan Balai Kemensos, 9 lokasi di Jawa Timur, 2 universitas, dan 1 lokasi di Sumatera Barat. Presiden Prabowo meminta agar program ini diperluas ke sebanyak mungkin daerah. "Pada prinsipnya Presiden meminta apa yang telah kami rencanakan itu terus dimatangkan, ditindaklanjuti, dan sebanyak mungkin daerah yang bisa berpartisipasi pada kesempatan pertama ini," imbuhnya. Sekolah Rakyat akan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, dengan peserta berasal dari desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Proses seleksi akan melibatkan verifikasi ekonomi dan tes akademik. Program ini mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan kurikulum berbasis standar nasional yang mengutamakan pendidikan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan. Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat gratis 100 persen, termasuk seragam, makanan, dan fasilitas asrama. Program ini merupakan hasil kerja sama lintas kementerian dan pemerintah daerah. Rekrutmen siswa dan guru direncanakan dimulai akhir Maret atau awal April 2025, setelah mendapat persetujuan Presiden. Jika berjalan sesuai rencana, pendaftaran akan dibuka dalam 1-2 bulan ke depan. “Jika semua berjalan sesuai rencana, pendaftaran akan dibuka dalam satu hingga dua bulan ke depan,” ujarnya. Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi pendidikan inklusif, membantu anak-anak kurang mampu keluar dari kemiskinan, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.