Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Sekjen PBB Desak Penyelidikan Independen Tragedi Bantuan di Rafah

Desi Rossilawati
Selasa, 3 Juni 2025 | 22:00 WIB
Bagikan
Sekjen PBB Desak Penyelidikan Independen Tragedi Bantuan di Rafah
VISI.NEWS | GAZA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, mendesak dilakukannya penyelidikan independen menyusul insiden penembakan terhadap warga sipil yang tengah mengantre bantuan kemanusiaan di Rafah, Jalur Gaza, pada Minggu (1/6/2025). Sedikitnya 31 orang Palestina dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut. Para saksi mata menyebutkan bahwa mereka ditembaki saat berusaha mendapatkan bantuan dari pusat distribusi milik Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), yang disebut-sebut mendapat dukungan dari AS dan Israel, dikutip dari laporan BBC, Selasa (3/6/2025). Palang Merah Internasional (ICRC) melaporkan rumah sakit lapangan mereka di Rafah menerima 179 korban, sebagian besar mengalami luka tembak dan terkena pecahan peluru. Dari jumlah tersebut, 21 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, Badan Pertahanan Sipil Gaza yang dikelola oleh Hamas menyebut jumlah korban tewas mencapai 31 orang, dan menyatakan bahwa pasukan Israel menargetkan warga sipil yang sedang mencari bantuan. Namun, klaim tersebut dibantah oleh militer Israel. Dalam pernyataan resminya, Israel menolak tuduhan bahwa pasukannya menembaki warga sipil dan menyebut laporan tersebut sebagai tidak berdasar. GHF juga menyebut laporan itu sebagai 'rekayasa' dan menegaskan belum ada bukti serangan terjadi di sekitar fasilitas mereka. Akses jurnalis internasional ke wilayah Gaza saat ini masih dibatasi oleh Israel, sehingga verifikasi independen terhadap kejadian tersebut belum memungkinkan. Dalam pernyataannya, Guterres menyampaikan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban sipil. "Saya terkejut dengan laporan tentang warga Palestina yang tewas dan terluka saat mencari bantuan di Gaza kemarin," tegasnya. Laporan tambahan dari organisasi Dokter Lintas Batas (MSF) menyebutkan sejumlah pasien mereka di rumah sakit Nasser, Khan Younis, mengalami luka serius, sebagian dalam kondisi kritis. Beberapa pasien mengaku ditembaki dari berbagai arah oleh pasukan Israel, termasuk dari drone, helikopter, kapal, dan tank. Seorang jurnalis lokal mengatakan kepada BBC bahwa insiden bermula ketika warga berkumpul di bundaran al-Alam, dekat fasilitas GHF, sebelum tank-tank Israel mendekat dan melepaskan tembakan ke arah kerumunan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.