Sekelompok Preman Keroyok Jurnalis yang Tengah Bertugas di Surabaya
Namun Firman dan kawannya tetap menolak karena pihaknya ingin mewawancarai doorstop dengan dinas terkait.
Pukul 15.00 WIB, Rofik kembali menuju warung depan untuk menghampiri Didik dan memanggil agar bersiap-siap di depan lift.
Saat itulah, Rofik mendengar provokasi kembali dari perempuan yang sama. Adu mulut pn terjadi. Hanya selang hitungan detik, sekitar belasan preman yang sempat mengintimidasi Angga dan Firman saat di gedung menghampiri Rofiq di warung dan langsung melakukan pemukulan di bagian kepala belakang, wajah, pinggang bagian belakang kanan, hingga pelemparan kursi dan injakan kaki pada paha dan betis berulang kali.
Didik juga mengaku mengalami tendangan di bagian kaki kanan dan pemukulan menggunakan helm di tangan kanan.
Firman dan Angga pun mengalami intimidasi, namun sempat menghindari pemukulan.
Atas kejadian tersebut pada pukul 15.20 WIB pihaknya memutuskan mundur karena semakin banyak massa yang diduga para preman yang tersulut emosinya.
"Namun sepeda motor Angga dan Rofik ditahan oleh preman," sesal Firman.
Kasus ini telah dilaporkan ke SPKT Polrestabes Surabaya. @redho
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!