Sekda Jabar Berpesan KKN Mahasiswa Harus Beri Dampak Nyata di Masyarakat
VISI.NEWS | BANDUNG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menitipkan pesan kepada mahasiswa Universitas Padjadjaran yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) untuk memberikan dampak nyata di masyarakat.
Menurutnya, masyarakat perlu dibekali pengetahuan untuk mengakses berbagai peluang, meningkatkan pendapatan, serta menurunkan beban pengeluaran.
Sebanyak 3.382 mahasiswa Universitas Padjadjaran didampingi 203 dosen, mulai melaksanakan KKNM di 203 desa yang tersebar di 46 kecamatan di dua kabupaten di Jawa Barat yaitu Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang.
Dari jumlah tersebut, 157 desa berada di 30 kecamatan di Kabupaten Indramayu, sementara 46 desa lainnya tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Sumedang.
Program KKN ini direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung mulai 10 Januari hingga berakhir pada 11 Februari 2026, dengan fokus pada penanganan kemiskinan dan pengelolaan sampah.
“Kunci penanggulangan kemiskinan itu ada dua, yaitu pendapatan harus ditingkatkan dan beban pengeluaran harus dikurangi. Oleh karena itu, adik-adik mahasiswa diharapkan bisa menyeberangkan dan mengantarkan masyarakat agar mampu mengakses peluang, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi beban pengeluaran,” ujar Herman.
Rektor Unpad, Kartasasmita, mengatakan bahwa kegiatan KKN merupakan peluang yang sangat besar bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!