SEG Perluas Akses Energi Bersih bagi 520 Keluarga di Sekitar Gunung Salak
Sepanjang 2025, SEG juga mencatat 953 orang dan 19 institusi menerima manfaat berbagai program antara lain di bidang pendidikan berupa beasiswa, pelatihan guru dan siswa sahabat budaya.
Selanjutnya pada sektor ekonomi yakni pelatihan budidaya pertanian, pendampingam UMKM, pengembangan usaha BUMDES, bantuan elektrifikasi dan pemeriksaan kesehatan keluarga
Di bidang lingkungan berupa pelatihan perikanan budidaya ikan torsoro dan peningkatan kapasitas dan pelatihan pengurus bank sampah.
Laksmi menambahkan bahwa pendekatan pemberdayaan yang dilakukan SEG berfokus pada keberlanjutan dan kemandirian masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap program pada awalnya berfungsi sebagai katalis untuk mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri dan berdaya secara ekonomi maupun kelembagaan,” jelasnya.
Program elektrifikasi ini sejalan dengan agenda pemerataan akses listrik nasional serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Goal 7: Affordable and Clean Energy.
Sebagai perusahaan energi terbarukan berbasis panas bumi, SEG berkomitmen menghadirkan energi yang tidak hanya bersih bagi sistem kelistrikan nasional, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi.
Kepala Desa Pulosari, Dirja Miharja, menyampaikan bahwa program bantuan elektrifikasi sangat membantu warga yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik mandiri.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!