Secangkir Kopi dari Perut Bumi Kabupaten Bandung

ED
PN
Minggu, 28 Juni 2026 | 16:41 WIB
Bagikan
/

Saat ini, Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kamojang dikelola oleh PGE dengan lima unit PLTP yang memiliki kapasitas total 235 megawatt (MW). Kapasitas tersebut menjadi bagian dari total 727 MW kapasitas terpasang yang dioperasikan langsung oleh PGE.

PLTP Kamojang kini mampu memasok kebutuhan listrik lebih dari 260.000 rumah tangga setiap hari sepanjang tahun tanpa bergantung pada cuaca, sinar matahari, maupun bahan bakar fosil.

Hingga September 2025, produksi listrik Kamojang mencapai 1.326 gigawatt hour (GWh), tertinggi di antara seluruh wilayah kerja panas bumi yang dikelola PGE.

Operasi pembangkit ini juga berkontribusi besar terhadap upaya dekarbonisasi nasional dengan mengurangi emisi karbon hingga 1,22 juta ton CO₂ per tahun, mendukung target Indonesia mencapai Net Zero Emission 2060.

Memasuki satu abad perjalanan panas bumi Indonesia, Kamojang tidak hanya menjadi simbol sejarah lahirnya energi panas bumi nasional, tetapi juga contoh nyata bagaimana energi bersih dapat menciptakan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan. Dari pembangkit listrik hingga secangkir kopi yang dinikmati di berbagai negara, panas bumi Kamojang membuktikan bahwa energi masa depan dapat tumbuh bersama masyarakat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.