Secangkir Kopi dari Perut Bumi Kabupaten Bandung

ED
PN
Minggu, 28 Juni 2026 | 16:41 WIB
Bagikan
/

VISI.NEWS | BANDUNG - Peringatan 100 tahun panas bumi Indonesia menjadi momentum penting bagi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) untuk menunjukkan bahwa energi panas bumi tidak hanya menghasilkan listrik ramah lingkungan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Di Kamojang, Kabupaten Bandung, inovasi pemanfaatan panas bumi bahkan berhasil menghadirkan secangkir kopi berkualitas ekspor yang diproses menggunakan panas dari perut bumi.

Melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, PGE menegaskan komitmennya untuk memastikan pengembangan energi panas bumi berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan ketahanan energi nasional.

Komitmen tersebut ditunjukkan dalam kunjungan PT Pertamina (Persero) bersama sejumlah media ke Area Kamojang pada Jumat (26/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung operasional pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) sekaligus berbagai program pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan energi panas bumi secara langsung.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa Kamojang memiliki posisi yang sangat penting dalam sejarah perkembangan energi panas bumi di Indonesia.

"Seratus tahun lalu, potensi panas bumi Indonesia pertama kali ditemukan di Kamojang. Hari ini, kita melihat bagaimana sejarah tersebut berkembang tidak hanya menjadi sumber energi bersih yang andal namun sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kunjungan ini, kami ingin memperlihatkan bagaimana pengembangan panas bumi tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga menjaga lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," ujarnya.

Dari Kawah Kamojang Menuju Pasar Dunia

Kamojang yang berada pada ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil kopi Arabika berkualitas. Potensi tersebut kemudian dikembangkan lebih jauh melalui kolaborasi antara PGE dan kelompok tani setempat dengan menghadirkan teknologi Geothermal Dry House.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.