Sebagai Kader Golkar, Haji Kusnadi : Kami Siap Wujudkan Dan Mendorong Cita-Cita KIB (Visi Misi)

ED
Minggu, 21 Agustus 2022 | 07:37 WIB
Bagikan
Sebagai Kader Golkar, Haji Kusnadi : Kami Siap Wujudkan Dan Mendorong Cita-Cita KIB (Visi Misi)

VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi mengatakan bahwa Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto pada penyampaian visi dan misi KIB bertekad membawa Indonesia menjadi negara berpenghasilan menengah atas (upper middle income country).

Selain itu, KIB juga menegaskan ingin menjadikan Indonesia sebagai negara maju berpendapatan tinggi (high income country) pada 2035, dua gagasan tersebut patut diapresiasi dan mendapat dukungan baik dari masyarakat secara umum khususnya kader partai yang bergabung dalam KIB.

"Kader dan Partai Golkar khususnya sangat mendukung apa yang kemudian menjadi cita-cita KIB untuk memajukan Indonesia lebih baik dan maju, kami sangat mengapresiasi dan siap menjadi pejuang KIB," katanya.

Dalam pemaparan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Haji Kusnadi menjelaskan, guna menuju ke arah itu, kata Airlangga, sangat terbuka dengan memanfaatkan bonus demografi di mana Indonesia memiliki usia produktif tahun 2025-2035.

"Transformasi ekonomi, salah satunya akan mendorong ketahanan pangan, energi, fiskal, usaha kecil, dan menengah, harus mengakselerasi ekonomi agar mencapai kesejahteraan dari income perkapita 4.000 dolar AS menjadi 12.000 dolar AS," jelasnya.

Untuk itu, Haji Kusnadi menegaskan, kehadiran KIB merupakan sebuah perjuangan politik yang sangat fundamental. Prosesi politik elektoral selama ini telah menghilangkan kekuatan ide dan gagasan.

"Dalam politik elektoral popularitas menjadi yang utama, namun dalam kenyataannya telah melahirkan munculnya politik polarisasi identitas yang sangat memprihatinkan, kehadiran KIB mengagendakan gagasan, ide dalam politik menjadi lebih utama," tegasnya.

Melalui KIB, Indonesia menemukan kembali jalur politik. Republik Indonesia ini dibangun oleh akal budi dan intelektualitas, hikmah kebijaksanaan, serta kerja keras, bukan oleh pencitraan.

"Mendorong pemimpin yang layak merupakan matahari kesadaran bagi bangsa Indonesia menjadi kiblat bagi politik yang rasional dalam naungan pohon kebijaksanaan yang berkeadilan dan berwawasan," pungksnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.