Satu Minggu Pasca Insiden Molotov Jubi, Jurnalis Bertemu Wakapolda Papua

ED
Kamis, 24 Oktober 2024 | 08:30 WIB
Bagikan
Satu Minggu Pasca Insiden Molotov Jubi, Jurnalis Bertemu Wakapolda Papua

VISI.NEWS | JAYAPURA - Koalisi Advokasi Keadilan dan Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua mendatangi Markas Polda Papua pada Rabu (23/10/2024). Di sana, mereka disambut Wakil Kepala Polda Papua, Kepala Bidang Humas Polda Papua, dan Direktur Reserse Kriminal Polda Papua.

Dalam pertemuan dengan para pejabat Polda Papua, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura, Lucky Ireeuw mengatakan teror berupa pelemparan molotov di Kantor Redaksi Jubi merupakan ancaman yang sangat serius. Ireeuw mengatakan teror itu akan mengganggu psikologi pekerja pers.

“ sebuah ancaman yang sangat serius. Itu benar-benar merupakan ancaman. Kami sangat terganggu secara psikologis. Itu kasus seperti terorisme,” kata Ireeuw kepada Wakil Kepala Polda Papua, Brigjen Faizal Ramadhani.

Ireeuw meminta Polda Papua untuk segera menuntaskan kasus teror molotov di Kantor Redaksi Jubi itu. Menurutnya, kasus teror molotov itu harusnya tidak sulit untuk diungkap polisi karena terjadi di dalam kota.

Ungkap secepatnya, supaya teman-teman bisa bekerja dengan tenang. Menurut kami, tidak sulit , karena terjadi di kota,” kata Ireeuw.

Pendapat yang sama juga disampaikan Direktur PAHAM Papua, Gustaf Kawer dalam pertemuan tersebut. Ia mengatakan dari sisi ketersediaan alat bukti, kasus pelemparan molotov di Kantor Redaksi Jubi seharusnya mudah diungkap. Kawer meminta Polda Papua secara transparan menangani kasus molotov ini.

“Dari sisi bukti tidak sulit. Butuh keberanian dan transparansi kerja dari kepolisian. Teror-teror terus terjadi terhadap jurnalis dan pegiat HAM di Papua,” ujar Kawer.

Pemimpin Redaksi Jubi, Jean Bisay yang juga hadir dalam pertemuan itu mengatakan pelemparan molotov itu mengganggu kerja jurnalis Jubi. Karena itu, Bisay meminta polisi secara serius mengungkap kasus pelemparan molotov itu dengan tuntas.

“Kalau tidak ditangkap, saya pertanyakan itu. Anak-anak saya terganggu. Saya mau bilang kepada Wakapolda , kejadian sudah satu minggu, permintaan kami, pelaku ditangkap. Saya percaya Polda Papua pasti bekerja dengan profesional. CCTV jelas, barang bukti . Segera tangkap dan proses hukum,” katanya. (*)

—---------------------------- Tentang Koalisi Advokasi Keadilan & Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua Koalisi ini terdiri dari berbagai organisasi pers, advokat, dan lembaga sipil yang bertujuan untuk melindungi kebebasan pers dan keselamatan jurnalis di Papua, serta memperjuangkan keadilan bagi media yang mengalami kekerasan atau intimidasi.

Koalisi Advokasi Keadilan & Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua terdiri dari:

1. Media Jubi 2. Asosiasi Wartawan Papua (AWP) 3. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Tanah Papua 4. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura 5. Komite Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua 6. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koorwil Papua-Maluku 7. Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Papua 8. LBH Pers Papua 9. LBH Papua 10. PBHKP Papua Barat Daya 11. LBH Kaki Abu 12. ESLHAM Papua 13. PAHAM Papua 14. ALDP 15. BEM UNCEN 16. BEM USTJ 17. BEM OG 18. KontraS Papua 19. KPKC GKI Tanah Papua 20. SKPKC Fransiskan Papua 21. LP3BH Manokwari 22. GMKI 23. Dewan Gereja Papua (DGD) 24. PMKRI Papua 25. Solidaritas Anti Teroris 26. Lao-Lao Papua 27. Advokasi Papua 28. PapuaItuKita 29. Forum Jurnalis Perempuan Indonesia Papua (FJPI) Papua

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Elisa Sekenyap, Ketua Asosiasi Wartawan Papua (AWP) | Telp: 0813447560 | Email: ellyyoma@gmail.com

Chanry Suripatty, Juru Bicara Koalisi Advokasi Keadilan & Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua | Tel: | Email:

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.