IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Satu Anak Terkonfirmasi Gagal Ginjal Akut Di Subang, Reynaldi : Informasinya Sudah Membaik Kondisinya

ED
Selasa, 18 Oktober 2022 | 13:03 WIB
Bagikan
Satu Anak Terkonfirmasi Gagal Ginjal Akut Di Subang, Reynaldi : Informasinya Sudah Membaik Kondisinya

VISI.NEWS | SUBANG Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Fraksi Golkar Dapil Kabupaten Subang menyebutkan terdapat seorang anak berusia 14 tahun asal Kecamatan Ciasem terkonfirmasi menderita penyakit gagal ginjal akut misterius.

Hal ini sesuai dengan apa yang diinformasikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, dimana pasien tersebut terindikasi mengalami gagal ginjal akibat obat yang dikonsumsi.

"Di Subang ada kasus satu orang warga Ciasem usia 14 tahun terkonfirmasi mengalami gagal ginjal karena obat," katanya.

Menurut informasi yang didapat, anak tersebut sempat masuk rumah sakit, namun diketahui kondisinya saat ini sudah membaik dan sudah kembali ke rumahnya.

“Informasinya sempat dirawat satu hari di rumah sakit, alhamdulilah saat ini sudah pulang kembali dan kondisinya membaik,” sambungnya.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang melalui Dinkes, diminta untuk terus memantau dan memastikan tidak adanya apotek yang menjual obat sirop.

“Terlebih telah dilarang pemerintah pusat dan hal ini harus terus dailakukan pengawasan dan pemantauan baik terhadap si anak atau pasien tersebut ataupun apotik,” ujar Reynaldi.

Sekedar informasi, dalam Surat Edaran (SE) Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.