Santriwati Pesantren Robithoh Ciparay Raih Juara 3 Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Jabar 2024

ED
Selasa, 17 September 2024 | 14:55 WIB
Bagikan
Santriwati Pesantren Robithoh Ciparay Raih Juara 3 Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Jabar 2024

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG -Olimpiade Bahasa Arab (OBA) 2024 adalah ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia. Dilaksanakannya kegiatan ini bertujuan untuk mengasah dan mengembangkan kemampuan berbahasa Arab di kalangan pelajar Indonesia, sekaligus mendorong pemahaman yang lebih dalam dan luas mengenai kebudayaan dan literatur Bahasa Arab yang dikemas melalui kompetisi ini.

Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Nasional 2024 ini terdiri dari 12 kategori lomba dari jenjang SD/MI, SMP/Mts, SMA/MA hingga SMK dengan 2 kategori sekolah yaitu, negri dan swasta. Kali ini 3 santriwati Pesantren Modern Robithoh Ciparay Kabupaten Bandung mengikuti lomba tersebut antara lain Regina Syariah, Puput Nur Alfiani dan Lina Sintia.

Keikutsertaan santri ini menjadi kebanggaan bagi pesantren Robithoh setelah melalui lomba OBA tingkat Kabupaten Bandung. Dengan adanya Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Nasional 2024 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pelajar, melainkan juga bisa menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman bahasa asing sekaligus menjalin antar pelajar Indonesia. Maka dari itu, adanya kompetisi Ini adalah kesempatan dan peluang besar bagi para pelajar untuk memperlihatkan potensi dan kecintaan mereka terhadap bahasa Arab.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren KH. Heri Sujana, M.Pd., "Bahasa adalah mahkota Pesantren Robithoh , jagalah dan tingkatkan terus jangan sampai mahkotanya jatuh agar jaya selalu dengan Bahasa Robithoh mendunia. Tidak ada kata yang bisa menggambarkan rasa bangga kami atas prestasi gemilang yang telah kalian raih di Lomba Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Provinsi Jawa Barat. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, serta doa yang kalian panjatkan setiap hari. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang cemerlang dan penuh berkah. Santrinya telah membuktikan bahwa bahasa adalah jembatan menuju dunia yang lebih luas dengan kemampuan bahasa Arab yang telah diasah, santri tidak hanya mengenal budaya dan pengetahuan, tetapi juga membawa nama baik pesantren ke tingkat yang lebih tinggi," ungkapnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.