Sambut Muktamar, Ini Tips Kampus dan Santri Muhammadiyah Hadapi Era Digital
Tidak hanya cukup dengan tiga tips di atas. Prof. Harun menegaskan perguruan tinggi harus mulai menaikan belanja IT, jaringan, big data, serta sarana dan prasarana penunjang. Harapannya, agar akses jaringan IT lebih cepat dan mahasiswa serta kampus dapat segera mempelajari teknologi terkini. Jangan sampai misalnya, peralatan yang dimiliki laboratorium sebuah kampus masih berupa peralatan zaman dahulu yang sudah tidak lagi digunakan di dunia industri.
"Saya kira tidak cukup dengan tiga di atas, perguruan tinggi harus mulai menaikan belanja IT, belanja jaringan, big datannya, sarana prasarana, supaka akses jaringan dan IT cepat," ucapnya.
Prof Harun juga berpandangan pembelajaran daring tidak mungkin ditinggalkan karena masih relevan dilakukan. Namun yang perlu ditingkatkan lagi adalah inovasi, baik dari sisi strategi pembelajaran, kombinasi, hingga sajian materi. Karena bagi para lulusan terutama fresh graduate, beradaptasi dengan teknologi menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan karena akan bermanfaat bagi karir kedepannya.
“Bagi fresh graduate saya kira adaptasi teknologi jadi bagian tiddak terpisahkan. Lulusan baru yang penting adalah bisa dekat dan adaptasi dengan teknologi, karena akan berguna bagi berbagai kehidupan. Misal untuk lamar kerjaan, pengembangan karir dan inovasi, enterpreneur (pengusaha), . Jadi kampus dan santri Muhammadiyah perlu siap menghadapi era digital sejak dalam kampus, sehingga menguasai teknologi dan siap untuk menjelajah kehidupan ” pungkas Harun.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!