IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Saat Jumling, Kang DS Sosialisasikan Percepatan Pembuatan Sertifikat Hak Atas Tanah Masjid dan Madrasah

Desi Rossilawati
Sabtu, 10 Mei 2025 | 07:31 WIB
Bagikan
Saat Jumling, Kang DS Sosialisasikan Percepatan Pembuatan Sertifikat Hak Atas Tanah Masjid dan Madrasah

"Manfaat BPJS Ketenagakerjaan disaat mengalami kecelakaan, semua biaya pengobatan gratis. Selain itu ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 42 juta jika meninggal," katanya.

Selain BPJS Ketenagakerjaan, Kang DS juga turut memberikan BPJS Kesehatan kepada para stakeholder.

Kang DS pun mensosialisasikan program kerja lainnya, yaitu menciptakan 50.000 lapangan kerja dan wirausaha.

"Warga yang ingin kerja ke Jepang dan Korea, gratis tak dipungut biaya," ujarnya.

Program mike up artis juga menjadi prioritas, terutama bagi ibu rumah tangga yang tak punya suami atau janda, tetapi punya anak. Mereka bisa mengikuti pelatihan untuk membuka usaha salon kecantikan dan sebagainya. "Masyarakat yang masih menganggur dan ingin bekerja di perusahaan, bisa langsung datang ke Dinas Ketenagakerjaan untuk mengikuti pelatihan. Tanpa dipungut biaya sepeser pun. Setelah memiliki keahlian bisa disalurkan untuk bekerja," ujarnya.

Jika belum memiliki modal usaha, katanya, Pemkab Bandung sudah menyiapkan Rp 70 miliar pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Program ini untuk memberantas bank emok.

"Kita wujudkan Kabupaten Bandung lebih Bedas dalam lima tahun kedepan," katanya. @kos

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.