Ruby Chairani Tekankan Pentingnya Penguatan Pendidikan Tinggi di Wilayah 3T
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ruby Chairani Syiffadia, menyoroti sejumlah persoalan krusial dalam kebijakan pendidikan tinggi nasional.
Ruby menyampaikan apresiasi atas paparan yang disampaikan Dirjen Kemendikti Saintek, namun menegaskan bahwa Fraksi Gerindra memiliki sejumlah catatan strategis yang perlu menjadi perhatian pemerintah.
Legislator Muda Partai Gerindra tersebut menyoroti terkait dengan perluasan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa kurang mampu dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
"Saya rasa sangat penting untuk menguatkan pendidikan tinggi di wilayah 3T," kata Ruby saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI bersama Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Kemendikti Saintek), Senin (9/2/2026).
Ruby menilai kebijakan afirmasi yang berjalan saat ini masih terlalu berfokus pada mahasiswa, sementara afirmasi terhadap kelembagaan perguruan tinggi dan dosen belum memadai.
“Dalam berbagai kunjungan kerja DPR ke PTN dan PTS di wilayah timur dan daerah perbatasan, penerimaan mahasiswa afirmasi meningkat, tetapi rasio dosen tetap tidak bertambah. Sarana laboratorium dan dukungan akademik juga stagnan,” ujarnya.
Kondisi tersebut, menurut Ruby, berpotensi menekan mutu pendidikan tinggi di daerah. Ia mendorong agar kebijakan akses dilengkapi dengan skema afirmasi kelembagaan berbasis wilayah, berupa pendanaan multiyears untuk dosen, sarana-prasarana, pembelajaran, serta penguatan program studi di perguruan tinggi daerah.
Hal lain yang menjadi catatan adalah terkait implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya program magang dan pembelajaran berbasis proyek.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!