Robot Ikut Lari, Internet Ngebut! Marathon China Masuk Era 5G-A

ED
Selasa, 21 April 2026 | 05:21 WIB
Bagikan
Robot Ikut Lari, Internet Ngebut! Marathon China Masuk Era 5G-A

Daya tarik utama event ini terletak pada kehadiran robot humanoid yang ikut berlari bersama manusia. /visi.news/ist

VISI.NEWS - BEIJING - Perkembangan teknologi kembali menembus batas dalam dunia olahraga. China Unicom bersama Huawei sukses menghadirkan inovasi spektakuler dalam ajang Beijing E-Town Half-Marathon, di mana pelari manusia dan robot humanoid berkompetisi dalam lintasan yang sama.

Ajang yang digelar di kawasan Daxing District ini bukan sekadar lomba lari biasa. Ini adalah panggung demonstrasi teknologi masa depan, menggabungkan jaringan 5G-Advanced (5G-A) dan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan pengalaman olahraga yang sepenuhnya terdigitalisasi.

Dalam event tersebut, China Unicom menghadirkan jaringan 5G-A GigaUplink yang mampu menjamin konektivitas premium dengan kapasitas besar dan latensi rendah. Teknologi ini menjadi tulang punggung bagi seluruh operasional acara, mulai dari siaran langsung hingga interaksi digital penonton.

Maraton sendiri dikenal sebagai acara dengan kepadatan massa tinggi dan kebutuhan unggah data yang besar. Untuk menjawab tantangan itu, jaringan 5G-A yang digunakan mampu menjaga kecepatan uplink stabil di angka 20 Mbps dengan tingkat keberhasilan lebih dari 99,6 persen. Bahkan, kecepatan puncak yang diuji di lapangan mencapai 677 Mbps.

Performa ini memungkinkan siaran 4K hingga 8K berlangsung tanpa hambatan. Tak hanya itu, proses pengumpulan dan pengeditan video secara real-time juga berjalan lancar, memberikan pengalaman baru bagi industri penyiaran olahraga.

Bagi penonton, pengalaman digital meningkat drastis. Mereka dapat melakukan livestreaming, berbagi video, hingga melakukan panggilan video tanpa gangguan, meski berada di tengah kerumunan besar.

Keunggulan ini tidak hanya bergantung pada jaringan cepat, tetapi juga sistem operasi yang cerdas. China Unicom dan Huawei memanfaatkan base station pintar untuk menciptakan kanal jaringan elastis yang dapat menyesuaikan kebutuhan pengguna secara real-time.

Teknologi ini memungkinkan prioritas jaringan berbeda untuk berbagai aktivitas, seperti siaran langsung, panggilan suara, hingga video pendek. Hasilnya, pengalaman pengguna tetap stabil bahkan di saat trafik data memuncak.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.