Riset F5 Terbaru Mengungkap 79 Persen Konsumen Asia Pasifik Rela Mengorbankan Keamanan Data Demi Kenyamanan

ED
Selasa, 2 Mei 2023 | 13:50 WIB
Bagikan
Riset F5 Terbaru Mengungkap 79 Persen Konsumen Asia Pasifik Rela Mengorbankan Keamanan Data Demi Kenyamanan

"Mayoritas konsumen Indonesia (64%) memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap branded superapps yang menyimpan data pribadinya. Namun, hanya 51% orang Indonesia percaya untuk memberikan akses ke data mereka kepada masing-masing perusahaan terkait, untuk mendapatkan pengalaman pengguna yang lebih baik. Untuk memastikan mereka tidak merusak tingkat kepercayaan ini, brand dan organisasi harus memberikan tindakan keamanan data holistik untuk mendapatkan kepercayaan dari penyedia layanan dan pengguna akhir," tutup Surung Sinamo.

Highlight Laporan

96% konsumen APAC bersedia menyimpan data sensitif di situs web yang mereka percayai. Dalam grup ini, 76% percaya bahwa berbagi data bisa digunakan untuk layanan dan konten yang lebih baik.

Konsumen APAC bertanggung jawab atas data mereka. 53% konsumen cenderung berhenti mendukung merek pada saat terjadi pelanggaran data. Namun ketika disajikan pendekatan resolusi yang jelas, 72% dapat kembali mempercayai mereka. Selain itu, 53% bersedia mengambil langkah aktif untuk melindungi data mereka.

Brand image yang kuat sangat penting untuk mendapatkan kepercayaan di antara sebagian besar konsumen. 61% konsumen APAC memercayai perusahaan dengan citra merek yang kuat. Konsumen RRC memiliki tingkat kepercayaan tertinggi terhadap ekosistem digital yang mapan dibandingkan dengan rekan APAC mereka. Mereka sebagian besar yakin merek mapan dapat melindungi dan mengamankan data mereka. Sebaliknya, konsumen ANZ memiliki kepercayaan paling rendah terhadap merek mapan dan komitmen mereka terhadap keamanan siber, dengan hanya 36% yang percaya bahwa data mereka aman dengan merek tersebut.

Pembayaran digital adalah masa depan. 55% konsumen lebih memilih pembayaran digital, dan jumlah ini kemungkinan akan terus meningkat.

Konsumen APAC mengandalkan layanan digital. Ketergantungan ini terlihat pada layanan pembayaran digital dengan 69% konsumen di APAC telah menggunakan lebih dari 1 metode pembayaran digital selama 12 bulan terakhir. 8 dari 10 konsumen APAC yang disurvei telah bertransaksi secara online dalam 12 bulan terakhir.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.