Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Rina Saadah: Program KKP Perlu Lebih Fokus Menyentuh Langsung ke Rakyat

Desi Rossilawati
Kamis, 24 April 2025 | 14:58 WIB
Bagikan
Rina Saadah: Program KKP Perlu Lebih Fokus Menyentuh Langsung ke Rakyat
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Rina Saadah meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperbanyak program yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat, terutama nelayan kecil dan pembudidaya ikan skala UMKM. Dalam rapat kerja dengan Menteri KKP di DPR, Selasa (23/4/2025), Rina menekankan pentingnya program berbasis manfaat nyata. "Sebagai bagian Kemenko Pangan, Program KKP perlu lebih fokus dan banyak yang langsung dirasakan rakyat termasuk mendukung program Makan Bergizi Gratis," tegas Rina, Rabu (23/4/2025). Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan bantuan hibah luar negeri secara tepat sasaran, seperti di wilayah laut Indonesia bagian timur yang kaya potensi namun masih minim dukungan. Di sana, pelibatan koperasi lokal dan BUMDes dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan. Selain itu, Rina mendorong KKP untuk membantu nelayan menghadapi tantangan global lewat inovasi produk dan peningkatan nilai tambah hasil laut, serta mendorong keterlibatan generasi muda pesisir. "Untuk itu kami dari Fraksi PKB menyetujui dan mendukung agar Kementerian Keuangan membuka blokir anggaran KKP untuk program yang berbasis output dan manfaat riil bagi masyarakat," tambahnya. Menanggapi hal itu, Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran akibat efisiensi berdampak pada pelaksanaan program prioritas. Namun, ia menyoroti adanya dukungan hibah luar negeri lewat program LAUTR (Laut untuk Kesejahteraan) yang mendukung konservasi laut dan peningkatan kesejahteraan pesisir. KKP menargetkan pengelolaan konservasi laut hingga 95,7 juta hektare sesuai mandat PBB. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.