Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Ribuan Jiwa Terdampak, BPBD Sukabumi Ungkap Pemicu Banjir Bandang Cisolok

Desi Rossilawati
Rabu, 5 November 2025 | 19:56 WIB
Bagikan
Ribuan Jiwa Terdampak, BPBD Sukabumi Ungkap Pemicu Banjir Bandang Cisolok

VISI.NEWS | SUKABUMI - Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, menjelaskan bencana banjir bandang di Kecamatan Cisolok pada Senin (26/10/2025), dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi. Sementara itu Sungai Cisolok mengalami pendangkalan sehingga tidak mampu menampung debit air.

"Pada waktu kejadian curah hujan sangat tinggi kalau tidak salah diatas 200 milimeter, kemudian sungai juga ada pendangkalan, manaka air besar sungai dangkal sehingga tidak tertampung, air melebar ke kiri kanan sungai," ujarnya.

Menurut dia, pada saat itu air yang mengalir tampak keruh, diduga akibat terjadinya erosi di bagian hulu sungai.

Mengenai terjadinya erosi di bagian hulu, Eki menuturkan belum dapat memastikan penyebabnya. "Tapi akibat erosi itu sendiri saya tidak bisa memastikan, harus dianalisa oleh dinas terkait," imbuhnya.

Lebih lanjut, Eki menuturkan untuk penanganan tanggul Sungai Cisolok, BPBD Kabupaten Sukabumi telah mendorong Balai Besar Wilayah Sungai maupun PSDA Provinsi Jawa Barat agar segera melakukan langkah penanganan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi.

"Sampai saat tanggul yang ada di Sungai Cisolok belum kita sentuh, karena itu menjadi salah satu pintu masuk air. Kenapa itu tidak tersentuh karena itu merupakan kewenangan dari provinsi, kita mendorong ke BBWS maupun PSDA. Dan Alhamdulilah bronjong itu sudah dibantu kurang lebih 800 bronjong," ujarnya.

Ratusan Rumah Rusak

Lebih lanjut Eki menjelaskan, selain terjadi banjir bandang, disaat bersama juga terjadi longsor. Bencana itu terjadi di dua kecamatan, Cisolok dan Cikakak.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.