Restoran di Jepang Dikritik Setelah Pelanggan Temukan Tikus dalam Sup Miso
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 27 Maret 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | JEPANG - Sebuah restoran waralaba di Jepang mendapat kecaman keras setelah seorang pelanggan menemukan tikus dalam semangkuk sup miso di salah satu cabangnya di Kota Tottori, Prefektur Tottori. Insiden ini terjadi pada Januari 2025, tetapi baru mendapat perhatian luas setelah foto sup yang terkontaminasi beredar di media sosial. Pihak restoran akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi setelah adanya tekanan publik.
Berdasarkan hasil penyelidikan internal, restoran menyimpulkan bahwa kejadian ini disebabkan oleh kelalaian karyawan yang tidak memeriksa isi mangkuk sebelum menyajikannya kepada pelanggan.
Reaksi publik terhadap insiden ini cukup keras, terutama karena lambatnya respons restoran dalam mengatasi permasalahan ini. Banyak pelanggan mempertanyakan mengapa butuh waktu dua bulan sebelum pihak restoran akhirnya mengungkapkan kejadian tersebut. Meski demikian, restoran menegaskan bahwa tidak ada kasus serupa yang dialami pelanggan lain.
"Tindakan telah diambil untuk menutup retakan pada bangunan yang dapat menyebabkan kontaminasi. Selain itu, karyawan juga telah mendapatkan pelatihan ketat mengenai manajemen kebersihan, termasuk inspeksi visual sebelum menyajikan makanan," ujar pernyataan perusahaan yang dikutip dari The Independent, Selasa (25/3/2025).
Pihak restoran juga mengonfirmasi bahwa mereka telah berkonsultasi dengan pusat kesehatan setempat pada hari kejadian. Restoran sempat ditutup untuk inspeksi dan hanya diizinkan beroperasi kembali setelah dipastikan telah memenuhi standar kebersihan.
Untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang, restoran tersebut menerapkan kebijakan kebersihan yang lebih ketat di seluruh 2.000 cabangnya di Jepang. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain pemeriksaan bangunan setiap tiga bulan, penyimpanan limbah makanan di ruang pendingin khusus, serta inspeksi menyeluruh terhadap makanan sebelum disajikan.
Dalam pernyataan resminya, pihak restoran menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan dan masyarakat yang merasa terganggu akibat insiden ini. Mereka berkomitmen untuk memperbaiki sistem pengelolaan kebersihan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!