Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026

Respon Farhan Terkait Instruksi Gubernur Soal Masuk Sekolah Jam 6 Pagi 

Desi Rossilawati
Selasa, 3 Juni 2025 | 15:03 WIB
Bagikan
Respon Farhan Terkait Instruksi Gubernur Soal Masuk Sekolah Jam 6 Pagi 

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa pihaknya belum melakukan analisis lebih lanjut terhadap instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal jam masuk sekolah pukul 06.00 WIB.

Farhan mengaku masih perlu mengkaji lebih lanjut mengenai aturan tersebut.

"Masuk jam 6 pagi belum dianalisis, saya masih menunggu kajiannya. Nanti kalau sudah selesai kajian baru kami akan sampaikan," ungkap Farhan dikutip dalam keterangannya, Selasa (3/6/2025). Farhan mengatakan hal tersebut perlu dikaji lebih lanjut karena banyak konsekuensi yang harus diantisipasi. Salah satunya adalah masalah ketersediaan angkutan umum di pagi hari.

"Sekolah jam 6 pagi itu konsekuensinya banyak. Belum tentu semua kendaraan umum sudah beroperasi pada jam 5 pagi. Bahkan bus sekolah juga baru beroperasi jam 8 pagi. Saya harus mengevaluasi itu semua," jelasnya. Farhan juga menambahkan bahwa penerapan jam masuk sekolah pukul 06.00 WIB akan sangat mengandalkan kesiapan pemerintah Kota Bandung dalam menyiapkan angkutan umum di waktu-waktu yang dibutuhkan. Terlebih, saat ini pun siswa diminta untuk dapat pergi ke sekolah secara mandiri.

"Nanti kayaknya akan dihubungkan dengan kesiapan pemerintah kota untuk memberikan subsidi untuk transportasi. Karena salah satu tujuannya (sekolah pagi) juga supaya anak-anak tidak diantar lagi ke sekolah," jelasnya. Adapun bus sekolah, ia mengatakan, pihaknya harus berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Perhubungan Kota Bandung untuk potensi reaktivasi armada. Saat ini, diketahui sejumlah armada bus sekolah rusak terendam banjir. "Saya akan tinjau dulu bersama Dinas Perhubungan, karena kemarin sempat kelamaan parkir dan terendam banjir. Ada beberapa yang tidak beroperasi. Kalau akan diaktifkan kembali, kita mesti menghitung biaya perbaikan, perawatan, dan juga honor untuk para driver," terangnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.