Rembug Bedas di Kertasari, Ada Warga yang Teriak, "Lanjutkan!"
Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mengatakan dalam pengelolaan sampah plastik maupun kertas bisa dikerjasamakan dengan BUMD. Urusan modal ada di BPR Kerta Raharja.
"Sampah bisa dikelola di rumah masing-masing, di antaranya melalui lubang cerdas organik (LCO)," tutur Bupati Bedas ini.
Dia mengatakan sampah jika dikelola dengan baik bisa jadi motor, mobil, rumah, bisa membangun negara. Dalam pengelolaan sampah bisa menggunakan APBD maupun CSR.
"Kita tahu, bahwa sebanyak 1.282,76 ton sampah per hari di Kabupaten Bandung," terangnya.
"Jangan sampai ada warga yang masih nganggur karena persoalan sampah juga belum selesai. Ada modal usaha di BPR, jika ingin membuka usaha," katanya.
Kang DS menyebutkan, melalui program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan itu, kalau tak cukup dengan anggaran Rp 70 miliar bisa ditambah lagi.
"Jika Rp 70 miliar tak cukup, saya siap menambah lagi. Dalam rangka memberantas bank emok," tuturnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini, berbicara tentang Indonesia Emas tahun 2024. Ada lima hal yang harus menjadi perhatian semua pihak.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!