Remaja Bogor Jadi Korban Penganiayaan Saat Membangunkan Warga untuk Sahur
Pelaku sempat melepaskan tembakan ke udara sebelum menggetok kepala korban pakai airsoft gun. Pelaku melepaskan tembakan ke udara hingga memicu cekcok dengan korban.
"Sempat menembakkan airsoft gun, tapi bukan ke sasaran, bukan ke korban. Terus kemudian mungkin cekcok gitu, kemudian digetok pakai yang menyerupai senjata tadi, kaya airsoft gun. Ini (keterangan) baru dari pihak pelaku ya, karena korban ada di rumah sakit," kata Ari.
Polisi masih mendalami berapa kali pelaku melepaskan tembakan ke udara. Ari juga mengatakan tembakan ke udara baru berdasarkan pengakuan pelaku.
"Iya, nembak ke udara pakai airsoft gun. Enggak (ke arah korban), kalau hasil pemeriksaan dari pihak pelakunya ini (nembak) ke udara, tapi kalau berapa kali saya masih nunggu report (laporan) dari anggota terkait berapa kalinya," imbuhnya.
Pelaku sudah diamankan polisi. Saat ini pelaku masih diperiksa secara untuk menggali informasi lebih lanjut.
"Ini kan versi satu pihak, dari pelaku sama saksi yang kita amankan. Untuk yang korbannya masih di rumah sakit sementara belum dapat digali informasi, makanya nanti kalau memang sudah ada info pasti kami infokan," imbuhnya.
Heri menganiaya korban diduga karena merasa terganggu ketika korban dan rekan-rekannya berkeliling membangunkan warga untuk sahur.
"Jadi pada saat bangunin sahur ini mungkin pelaku ini merasa keberisikan atau apa, kemudian emosi dia," kata Ari.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!