REFLEKSI | Spiritual Akal Sehat
Umur manusia terbatas, keuzuran akan di lewati, bahkan kematian sebagai pintu gerbang masuk ke alam lain adalah hal pasti.
Allah nanti yang akan menyaring, Allah nanti yang akan memfilter. Manusia baik, selalu memiliki tempat terbaik, manusia musyrik tempatnya sudah tersedia, neraka Jahim... Astaghfirullah !
Mari berspiritual dengan akal sehat. Carilah manusia yang bisa menunjukan kita ke jalan yang benar, lurus, dan terang, dimana kita terbangun semangat batiniahnya dengan menjadi sosok utama yang kuat prinsip, dan kuat memegang akidah ke Islaman kita.
Jauhi manusia yang mampu menunjukan jalan kegelapan, jalan samar yang mencelakakan, walau sehebat apapun ia menunjukan kesaktiannya, jika bicaranya sudah ngawur, ngelantur, merasa lebih hebat maqom derajatnya dari Nabi, sebaiknya hindari jangan berdekatan dengannya.
Ada wali Allah, ada wali setan. Keduanya sangat serupa, pembedanya bak setipis kulit bawang. Jika kita tak memiliki radar iman, tak cukup akal sehat buat mencerna...mohon pada Allah agar kita selalu di selamatkan dunia akhirat kita.
Hanya pada Allah kita kembali. Hanya dengan Ilmu dari Nabi kita terselamatkan. Semoga kebenaran selalu menerangi, dan kegelapan di jauhi dari batin kita. Amiin.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!