REFLEKSI | Spiritual Akal Sehat
Kita terperosok masuk dalam lubang yang dalam, terjerumus masuk pada kesyirikan, dimana kebodohan kita karena lebih percaya pada klenik, dari pada Tuhan, menjadi sebuah kekhilafan yang tidak dapat di maafkan Tuhan.
Jika itu terus mendarah daging, kita lupa pada Gusti Allah yang maha hebat, malah mencari sekutu dari selainnya, dijamin hingga diambil nyawanya, ia mati dalam kemusyrikan, kejahiliyahan, suul khotimah matinya.
Lalu jika ia tersadar, balik bertaubat sebelum kematiannya, maka ada hidayah Allah baginya, dan ia termasuk orang yang oleh Allah selamatkan kehidupan di dunianya... Subhanallah.
Spiritual akal sehat harus kita miliki. Ciri spiritualis yang benar, kepanjangan tangan dariNya, merupakan anugrah bagi umat, ia pastinya, telah Allah godog pemahamannya, sehingga ia paham sisi mana yang jadi pembatas, dan ia sendiri tak lebih dari manusia biasa yang doanya Allah dengar.
Sehingga yang keluar dari bicaranya, ia tak melebihi keilmuannya, derajatnya, dari Nabi kita, Muhammad SAW yang agung.
Lantas jika ada yang bicaranya kemudian merasa sudah jauh tingkatannya dari Nabi kita, maqomnya melebihi dari Nabi kita, bagaimana pun ia mampu menunjukan kesaktiannya, seperti para wali, sebaiknya jauhi, hindari, dan abaikan...Kita tak perlu mendekat, tak perlu merapat, dan bahkan jangan mengundangnya !
Jika kita mau selamat dunia akhirat, jauhi spiritualis macam itu. Berteman boleh, tapi tak harus kita masuk sampai terjerumus.
Biarkan ia berkelana dengan pengalaman batinnya. Dan orang semacam ini, ia terlena bahkan sampai beruban rambutnya, sampai bungkuk fisiknya, dan kemampuan hujjahnya bagai "bisa ular" yang mematikan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!