REFLEKSI | Silaturahmi Membantu Kita
Begitulah silaturahmi bisa menjadikan jalan bagi kita, atau siapa saja yang sedang dalam keadaan tidak beruntung dalam kehidupannya, terbantu karena jalan mau bersilaturahmi.
Dalam posisi kita di uji, ikhtiarlah dengan jalan mau bersilaturahmi, baik pada keluarga, teman, atau orang lainnya yang pernah kita kenali, itu sebagai jalan awal, agar Tuhan membuka jalan bagi kita keluar dari kesulitan kita.
Kita tak boleh berdiam diri. Menunggu keajaiban bukanlah jalan yang diajarkan Rasulullah. Perkuat silaturahmi saat kita masih memiliki waktu, memiliki harta, kekuasaan, jabatan, dan kelapangan.
Sehingga ketika roda berputar, dan Allah menguji kita dengan keterpurukan, orang yang pernah kedatangan kita dulu saat kita silaturahmi padanya, setidaknya menginggat kita dan mau membantu kesulitan kita.
Dan untuk itu, Nabi SAW mengajarkan kepada kita, selagi kita hidup, hendaklah kita dikenal sebagai orang yang mulia, berahlaq dan berbudi luhur, baik pada siapa saja, dan tidak pernah menyakiti orang lain, baik dengan lisannya, maupun dengan tangan kita, berbuat kerusakan.
Jadilah manusia baik yang tidak sombong, maka ia akan dikenali manusia lainnya, dan didekatkan pula dengan orang-orang baik disekelilingnya, insya Allah.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!