REFLEKSI | Roda Hidup Berputar
Tapi ketika Allah balikan itu semua, kondisi kita sudah renta, itulah yang dinamakan Allah dengan sebutan orang-orang lalai, dan terkelabuhi.
Sehingga ini banyak contohnya, refrensi orang yang celaka dalam kisah akhir tutup episode buku hidupnya, itu memiriskan...para penonton yang melihat kisahnya.
Kehidupannya seperti kisah dalam film, dan kita-kita semua menyaksikan itu.
Mereka.... Yang sebelumnya kaya jadi miskin. Yang sebelumnya bermewah mewah jadi sengsara, menderita, dan hidup tersiksa di akhir usia hidupnya. Kesombongan hanya mengoreskan luka, kejumawaan hanya meninggalkan lara.
Siapa yang menabur angin...ia akan menuai badai. Siapa yang membuat luka, ia sendiri yang akan tersakiti. Hukum karma, walau dalam Islam itu tak dikenali, tapi hukum alam membuka dirinya untuk menghukumi.
Jadilah manusia yang bijak... Manusia yang mau membaca, dengan Iqro ia mampu membaca kitab kehidupan yang nyata, di depan mata dengan sebaik baiknya. Hingga kita tak menjadi, dan digolongkan sebagai orang yang merugi.
Itulah mengapa di Al Qur'an cerita, kisah tentang umat durhaka di ulang-ulang banyak dikisahkan dan ceritakan. Itu semua karena, episode kebebalan manusia selalu terulang.
Semoga kita menjadi manusia mulia yang Allah cintai, berguna diri kita bagi semesta, dan bagi anak turunan kita, yang tentunya, mereka anak cucu kita nantinya, mereka akan bangga dengan kiprah leluhur nya yang baik, dan terdepan dalam urusan menjadikan dirinya bermanfaat bagi kehidupan....
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!