REFLEKSI | Pencerah Umat
Sosok-sosok mutiara bangsa ini ternyata bisa dihitung bilangan jari, di mana maqom derajatnya sudah mencapai pada level yang seperti itu, sebagai pencerah umat, untuk segenap lapisan pemahaman yang berbeda, yang keberadaannya di akui semua golongan, semua agama, dan ia berkontribusi tinggi dalam kemanusiaan.
Mereka para pencerah, dengan karakter kuatnya menunjukan sikap sebagai manusia pembawa pesan rahmatan lil alamin, adalah manusia tahan banting, yang kuat prinsip dan karakternya.
Di mana sikap yang ia tunjukan kadang harus berhadapan dan bertentangan dengan umatnya sendiri, tokoh dalam satu agamanya, yang masih terjebak pada pandangannya konservatif, dimana seringkali benturan ini membuat umat terjebak dalam sekat-sekat yang mengkubu.
Yaa... seperti itulah Allah memperjalankan sosok-sosok berkarakter ini ditempa ujian, yang datang baik dari mereka umat yang satu keyakinan, maupun dari orang diluar, yang berbeda keyakinan dengannya.
Namun bagi sosok seperti itu, mereka yang berkarakter manusia pencerah, tantangan adalah hal biasa, hambatan adalah sunnatullohNya, yang memang dihamparkan untuk mereka, yang malah akhirnya, menjadi studi kasus, yang semakin mencerdaskannya, yang akan menambah kwalitas iman, ketaqwaan, kedewasaan dalam jiwa kemanusiaannya, yang kuat membentuk kesalehan sosial, dan pemahamannya pada tanda-tanda kebesaran Allah yang semakin menguatkan hatinya dalam mengambil jalan yang jarang dilalui manusia kebanyakan pada hal ini.
Dan contoh untuk orang yang semacam itu di negara kita, ada pada sosok beliaunya yang pada hari kemarin sudah tiada, dipanggil keharibaanNya, dimana tugas khususnya dari Allah SWT, telah ia tuntaskan dengan gilang gemilang, dalam membangun kesadaran umat, untuk menjadi sosok-sosok yang berani membawa misi Rahmatan Lil Alamin, bagi manusia, dan seluruh umat lintas agama,dan keyakinan.
Selamat jalan Buya Syafii Maarif, seperti halnya Gus Dur, buya telah berkontribusi sebagai guru bangsa bagi kami yang wajib kami ikuti perjuangannya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!