REFLEKSI | Nasihat Lukman pada Anaknya
Oleh Idat Mustari
"DAN janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri." (QS Luqman: 18)
Itulah nasihat Lukman pada anaknya agar tidak memalingkan muka karena sombong dan angkuh.
Orang bisa sombong karena tiga hal, karena harta, ilmu dan kedudukan.
Orang sombong itu adalah orang yang naik ke puncak gunung hingga melihat orang lain kecil, padahal ia tidak sadar bahwa dirinya kecil dalam pandangan orang lain.
Orang sombong itu adalah orang yang tak beradab meskipun ia berilmu. Oleh karena itu menghargai orang beradab jauh lebih baik daripada menghargai orang berilmu, sebab iblis lebih berilmu dari manusia
Lantas, apakah seseorang yang tidak menjawab WhatsApp dari orang lain, termasuk dari memalingkan muka karena sombong ?
Bisa Iyah, bisa tidak !
Tidak dianggap sombong jika tidak menjawab WhatsApp dari orang lain karena saking sibuknya jadi lupa, sakit seperti stroke hingga tak bisa menggerakan jemarinya, atau habis kuotanya dan atau isi WhatsAppnya tidak membutuhkan jawaban dan atau alasan-alasan lainnya yang dibenarkan.
Dianggap sombong jika tidak menjawab WhatsApp karena menganggap orang yang menghubunginya memiliki derajat yang lebih rendah dibandingkan dirinya. Tentu saja hanya dirinya dan Allah yang tahu sombong atau tidaknya, bukan orang lain.
Jika kita menghubungi seseorang via WhatsApp tak perlu kecewa apalagi menyalahkannya, sebab yang salah adalah kita. Salah karena terlalu berharap pada orang lain.
Sebenarnya siapapun boleh dan punya hak untuk tidak menjawab WhatsApp orang lain, asal bukan karena kesombongan dan keangkuhan diri.
Pokoknya jangan sombong dan angkuh pada orang lain karena merasa diri lebih kuat, lebih hebat, lebih punya kedudukan hingga menganggap kecil orang lain, sebab satu saat orang yang dianggap kecil itu bisa berharap kepada Tuhan agar orang yang sombong itu jatuh.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!