REFLEKSI | Nasihat dari Melihat
Mata merupakan pisau bedah pertama yang bisa kita gunakan dalam melihat, mengamati, dan mendapatkan pelajaran terbaik, dari apa yang kita lihat.
Maka gunakan sebaik mungkin anugrah mata kita dengan kemampuan melihat hal-hal yang bisa mendekatkan diri kita pada keimanan.
Dalam pandangan mata ada keindahannya Allah. Dalam tatapan mata ada hamparan keagungan nya Allah. Dari setiap apa yang kita lihat, ada kemahakuasaannya Allah.
Seperti apa pun cara kita melihat, ketika pandangan kita dibarengi rasa iman, syukur, dan cinta, maka ada 'Allah' dalam setiap pandangan mata kita, yang Allah hadirkan sebagai penguat keimanan kita.
Carilah nasehat visual dari kejadian yang kita lihat. Dapatkan hikmah dari peristiwa yang kita lihat. Jadikan pembelajaran jika Allah menarik penglihatan kita, pada satu hal yang akan menghadirkan ilmu dan kebaikan pada diri.
Cara Allah mengajari dan memberi ilmu ada pada kemampuan awal dari kemampuan melihat.
Seperti halnya Nabi Ibrahim ketika ia ingin mengetahui Tuhan nya... Ia melihat dan mengamati. Seperti Musa yang diminta jangan berkomentar dan cukup menyaksikan dan melihat apa yang Nabi Khidir lakukan. Seperti pada peristiwa Miraj saat Nabi diperlihatkan kehidupan di Surga dan Neraka dalam perjalanannya, menemui Allah.
Melihat, melihat, dan melihat. Sebuah fenomena luar biasa, yang rahasianya adalah adanya ilmu disana.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!