IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | Nama Baik

ED
Kamis, 6 Oktober 2022 | 07:41 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Nama Baik

Semisal, tiba-tiba datang rasa sombong, yang diperlihatkan dengan kita acuh tak acuh pada suatu peristiwa, yang mana publik sedang memperhatikan sikap kita.

Dalam suatu peristiwa, tiba-tiba datang rasa merasa perlu dihormati, dan orang harus mengetahui kapasitas kepangkatan, keberadaan, atau jabatan kita...dan sikap lainnya, yang akan terlihat dari semua hal, baik dari gesture kita yang nampak tak anggun, dan terlihat angkuh.

Menjaga nama baik bukan berarti kita harus manis di mulut, terlihat baik dari sikap, dan terlihat kita orang yang soleh, dan sudah benar dalam berilmu, karena ini bisa jadi seperti jebakan, pulasan, bedak tebal yang menutupi borok, dan Itu masih sebatas kulit !

Dan kadang banyak orang tertipu dengan apa yang nampak secara visual, kasat mata itu.

Kebaikan yang hakiki dari kita sebagai individu dalam menjaga amanah nama baik kita, adalah karakter kita sebenarnya, yang kita miliki, dan telah diperjuangkan selama kita menyadari bahwa diri kita harus berkarakter baik, yang memang telah kita usahakan, untuk bisa menjaga nafsu-nafsu kita dalam urusan duniawi, dan sahwat, yang bisa mengelincirkan nama baik kita, dihadapan manusia maupun sang pencipta.

Menjaga nama baik kita, tak lepas dari kemampuan kita dalam mengontrol diri, menjaga kesadaran, dan menjaga kewarasan kita sebagai individu, maupun mahluk sosial.

Itu akan bisa kita rasakan, saat ada pergulatan pemikiran, pemahaman, dan konflik-konflik yang menguji karakter baik kita dilapangan, di kehidupan nyata, baik dalam keluarga inti, sanak famili keluarga besar, bahkan dengan masyarakat luas ketika kapasitas kita membesar dan pengaruh kita semakin meninggi.

Menjadi manusia yang mampu menjaga nama baik itupun akan di uji !

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.