REFLEKSI | Mungpung Masih Ada Waktu
Mumpung kita masih diberi waktu, Pertama, sediakan waktu untuk bersama dengan pasangan kita, sebab salah satu bakal meninggalkannya. Perlakukan pasangan dengan sebaik-baiknya, sebab: Kalau sudah tiada / Baru terasa / Bahwa kehadirannya / Sungguh berharga //
Sungguh berat aku rasa / Kehilangan dia / Sungguh berat aku rasa / Hidup tanpa dia //
Begitu kata Rhoma Irama di lirik lagu Kehilangan.
Kedua, akan tiba waktu tua maka jalan sudah tak normal lagi, mudah cape dan lelah. Mata pun kabur dimakan umur. Pendengaran pun sudah tak normal. Orang bilang “Ngaos,” terdengar “Waos,”.
Oleh karena itu, mumpung kita masih diberi waktu dan kuat, berwisatalah atau travelling kemana saja melihat keindahan ciptaan Allah. Bahkan kata Imam Syafe’i, berwisata itu bisa jadi media “Infirojul Ham,” (membuang duka).
Ketiga, mumpung kita masih diberi waktu, selesaikan masalah kita dengan orang lain, yang bakal jadi bikin masalah bagi anak dan keluarga yang ditinggalkan. Oleh karena itu jika ada uang perlakukan uang dengan baik, jika tidak ada uang, jadilah orang baik saja.
Keempat, mumpung masih diberi waktu, sibukkan waktu dengan berteman dengan orang baik-baik saja. Masuklah ke kumpulan orang-orang yang soleh (sering berjamaah di masjid).
Kelima, mumpung masih diberi waktu,lakukan kebaikan sekecil apapun itu, sebab angan-angan terbesar dari mereka yang telah meninggal dunia adalah bisa hidup kembali dan melaksanakan amal soleh.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!