REFLEKSI | "Manual Book" Tuhan
Oleh Bambang Melga Suprayogi M.Sn.
KONSEP Pesan, merupakan tujuan dari maksud Tuhan dalam proses penciptaan setiap mahluk ciptaanNya... Seperti halnya para perancang, desainer, atau para ahli apapun, dalam setiap perancangan kekaryaan mereka, mereka pasti sudah memikirkan maksud perancangan karya yang dibuatnya itu, untuk apa !
Tentunya untuk tujuan yang bermanfaat! bisa bermaslahat, dan memiliki aspek memperlihatkan wujud adanya kesempurnaan dari konsep-konsep yang sudah di planningnya itu.
Baca juga REFLEKSI | Merendahkan Diri REFLEKSI | Hidupkan Nurani REFLEKSI | Kebaikan Itu Kemenangan REFLEKSI | Mau MendengarKonsep pesan, merupakan sesuatu yang kuat mengemuka, dan patut digaris bawahi, bahwa pesan yang diamanahkan itu harus, sampai muncul kepermukaan, dan bisa di refleksikan, terasa adanya.
Sekarang kita sebagai manusia, dengan predikat mahluk termulya, memiliki otak yang bisa menalar, dan penganugrahan otak itu oleh Tuhan, sesungguhnya, sebagai pembeda dengan mahluk lainnya, ciri bahwa, keunggulan dan kelebihan kita atas semuanya, merupakan bukti bahwa penciptaan atas kita, didasari adanya kecintaan yang luarbiasa Tuhan kepada semua ciptaanNya, khususnya kita, manusia. Alhamdulillah.
Lantas apa yang harus kita perbuat ? Bagaimana kita mensyukuri itu ?
Nah, seperti setiap semua ciptaan manusia yang selalu dilengkapi dengan, "manual book," buku petunjuk panduan informasi cara penggunaan mengenai produk itu kepada konsumen.
Tuhanpun sama, membekali apa yang di ciptakanNya, dengan juga menyertakan, "Manual BookNya," untuk jadi pegangan kita yang diciptakanNya.
Apa manual book Tuhan itu ? Semua kitab suci, yang diberikan kepada setiap Nabi, untuk panduan umatnya, sesuai dengan setiap keyakinan yang dianutnya.
Tujuannya apa ? Agar manusia mengenal siapa penciptanya. Dan untuk tujuan apa mereka mereka diciptakan. Serta bagaimana mereka mempersiapkan dirinya untuk kembali, menuju keharibaanNya.
Sebetulnya Tuhan itu sederhana menitipkan pesannya kepada kita, manusia ciptaanNya, seperti apa yang terdapat dalam surat Az Zariyat Ayat 56, tujuan Tuhan menciptakan Jin dan Manusia, adalah...
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku."
Nah konteks pesan dalam ayat itu, sudah sangat kuat, wacana Kabar yang dibawanya memiliki ikatan yang sangat fundamental, antara unsur, ibadah yang harus dilakukan, sebagai bentuk keimanan dan penghambaan kepada pencipta Nya. Subhanallah!
Sahabat, kita seharusnya sangat bersyukur, Tuhan tidak hanya menciptakan kita, tapi Dia pun terus memandu kita, sehingga dengan panduan yang ada itu, kita akan selamat dalam kehidupan kita, baik saat di dunia, untuk menuju kehidupan kita selanjutnya di akhirat agar kita berbahagia.
Lantas apa yang harus kita perbuat ?
Ibadah itu kumpulan kebaikan-kebaikan. Kebaikan itu kumpulan kebermanfaatan. Dan adanya kebaikan serta kebermanfaatan, akan menciptakan kebahagian.
Maka, menjawab pertanyaan diatas adalah, ibadahlah kita dengan makna ibadah yang luas, dimana efeknya menimbulkan kebaikan, dan munculnya kebermanfaatan, yang mana, itu akan terus berlanjut, dengan memberi rasa bahagia, baik untuk diri sendiri, maupun kebahagian untuk orang lain diluar diri kita.
Sehingga pantas Nabi menginggatkan kita, "sebaik-baiknya manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (H.R. Bukhari).
***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!