REFLEKSI | Kuatkan Cinta pada Sesama
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
SETIAP agama, keyakinan, dan kepercayaan yang ada di seluruh pelosok bumi, semuanya mengajarkan semangat kebaikan diri, semangat cinta, mengasihi, kepedulian, dan penghambaan.
Cinta selalu jadi bagian yang paling esensi, baik dalam pergaulan maupun dalam penghambaan.
Keberadaan cinta pada setiap manusia, merupakan esensi dari adanya semangat memuliakan. Baik memuliakan sesama, dengan tidak memandang remeh, rendah, dan memuliakan sang pencipta, yang jelas harus di junjung tinggi kemuliannya oleh semua hambanya di dunia.
Mencintai sesama mahluk, semua mahluk yang ada, pada dasarnya itu semua akan dengan sendirinya kembali pada diri pelakunya, atau kita pelakonnya, akan mengalami pula hal, kita dicintai manusia dan mahluk lainnya.
Yang mencintai, akan menarik pecintanya. Seperti medan magnet, rasa cinta kita akan di sambut cinta dari mahluk lain, yang akan sama mencintai kita.
Cinta adalah tumbuhnya rasa kasih sayang, pada diri seseorang, untuk semua mahluk ciptaanNya.
Maka memiliki cinta, berarti memiliki rasa kasih, rasa sayang, yang tumbuh tulus dalam hatinya, sehingga semua amal perbuatannya dilandasi naungan semangat cintanya Allah, pada mahluknya, yang disusupkan pada hati hamba-hamba yang membangun dan mempraktekkan pola cinta tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!