REFLEKSI | Kepahitan Hidup

ED
Selasa, 8 Maret 2022 | 15:39 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Kepahitan Hidup

Oleh Bambang Melga Suprayogi

KEPAHITAN hidup, banyak orang selalu ingin menghindarinya. Wajar kita tak mau ada dalam situasi sengsara! Sengsara itu bagi yang mengalaminya, adalah petaka dan Neraka.

Waduh, sampai se ekstrim itu mengibaratkan seperti Neraka ! Yaa, penderitaan hidup dimulai dari adanya kepahitan itu sendiri.

Pahitnya hidup, bisa jadi merupakan suatu proses munculnya kesadaran baru...itu bagi mereka yang pada satu titik akhirnya faham dan tersadar, ada cara Tuhan, yang sedang menggembleng mentalistasnya jadi manusia sesungguhnya, yang mampu meresapi dan menerima pembelajaran itu.

Sisi kepahitan hidup, adalah satu bab, dari cerita dibuku hidup kita, Yang isi didalam itu, banyak bab-bab lainnya, yang akan kita baca dan praktekan tentunya.

Bab kepahitan itu punya gengnya sendiri, teman yang menjadi kawan seiringnya yakni,"kesusahan, kesempitan, kesengsaraan, dan penderitaan." Wahh...sebuah teror atas psikologis kita ini mah!

Yaa...memang seperti itu ! Ini teror bagi jiwa yang rapuh. Tapi menjadi penguat bagi jiwa yang berkarakter.

Kepahitan itu ibarat kawah candradimuka yang menelan jabang Tutuka menjadi sinatria pilih tanding.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.