Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026

REFLEKSI | Keikhlasan

ED
Senin, 23 Januari 2023 | 08:13 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Keikhlasan

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.

KEBAIKAN itu melebihi apapun, yang tidak bisa dianggap, atau disamakan, sesuai dengan nilai nominal.

Kebaikan merupakan amal yang harus dilakukan dengan dibarengi keikhlasan, tanpa mengharapkan sepeser pun imbalan.

Apalah arti imbalan dari seorang manusia, jika kebaikan yang kita perbuat, sesungguhnya hanya di persembahkan untuk Tuhan kita.

Biasakan berbuat kebaikan khusus untukNya. Niatkan ini sebagai bukti kita mencintaiNya.

Hingga nantinya, kita akan sering melakukan kebaikan-kebaikan tanpa pamrih, yang itu bisa kita lakukan kapanpun, hingga bisa bertebaran kemana-mana, jejak rekam kebaikan-kebaikan kita itu, Alhamdulillah.

Kebaikan yang tulus, tidak bisa diukur, dan di hitung dengan memberikan secarik uang kertas, baik dalam jumlah sedikit ataupun banyak.

Jangan silau dengan nominal, atau pemberian dari manusia, yang sebenarnya mengharapkan sesuatu lebih banyak juga dari kita.

Maka ketika ada seorang Waliyullah, ia diberikan setumpuk uang, dan ia menanyakan, pada orang yang memberinya uang itu, "Apakah ia masih ada dalam kekurangan hidupnya ?"

Saat si tamu ini mengiyakan, maka tahulah Waliyullah ini, sesungguhnya berat manusia yang ada di hadapannya memberikan pemberian uang tersebut padanya, sebab ia tahu, si tamu itu sebenarnya masih serba kekurangan, dan memaksakan memberi, bukan dengan keikhlasan, tapi memiliki maksud mendapatkan lebih banyak lagi dalam benaknya.

Keikhlasan dan ketulusan itu, adalah merupakan harta akhirat, bekal terbaik manusia yang akan membahagiakan kita di alam penantian.

Jika kita tulus membantu siapa pun, dan yang dibantu memerlukan pikiran serta tenaga kita, dengan senang hati tentunya akan kita bantu, selama itu tak jadi sebuah hitung-hitungan sebagai buah upah kerja, biarkan ikhlas yang menguatkan kita.

Toh, totalitas dalam kita membantunya pun, hanya sebagian kecil dari menyisihkan waktu kita buatnya.

Jadi jangan punya perhitungan ! Biarkan Allah yang mencatatkan sisi kebaikan dari apa yang kita upayakan, dan itu jadi amal kesalehan kita, Alhamdulillah.

Ini harus jadi pegangan kita! Karena, keikhlasan akan merugi jika kita sudah berhitung dengan hitungan nominal.

Sebab, berapapun uang yang akan di peroleh dengan menganti keikhlasan, lewat bayaran rupiah.

Tetap, jumlah nominal yang di dapatkan, ketika kita membantu seseorang dengan keikhlasan, jauh lebih kecil, daripada imbalan yang di dapat dariNya.

Kebaikan dan amal Soleh, dibarengi adanya keikhlasan menjadikan sempurna sebuah perbuatan.

Maka wajar Allah menghitung sebuah kebaikan, dan lantas memberatkan timbangan mizannya, sehingga seorang yang dianggap hina, jadi mulia dan mendapatkan surga karena kebaikan kecil, yang tak ada tandingan nilainya.

Pantas saja, seorang pelacur mendapatkan surgaNya Allah, hanya karena ia memberi minum seekor anjing, yang dengan air minum yang ia usahakan buat memberi minum anjing itu, hingga si anjing tersebut tak lagi kehausan, dan hilang dahaganya...Allah Ganjar perbuatan remeh ini dengan Surga, yang Surga, konon katanya, hanya di janjikan untuk para hambaNya yang saleh saja.

Nyatanya, Allah maha pengasih, ketulusikhlasan yang ada pada manusia, ketika manusia terbangun spirit kebaikannya, maka Allah bukakan segala macam pintu keberkahan langit untuknya, hingga semua penduduk langit, ikut mendoakan berjuta kebaikan bagi kita. Subhanallah.***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.