REFLEKSI | Idul Fitri dan Kearifan Diri
Cara Rasulullah merayakan Idul Fitri berikutnya adalah memakai pakaian terbaik. Dalam mempersiapkan hari raya Idul Fitri, Rasulullah selalu mandi terlebih dahulu, lalu memakai pakaian yang bersih dan rapi, juga menggunakan wangi-wangian. Hal ini pun dijelaskan dalam salah satu hadist riwayat yaitu Al Hakim.
Mandi, lalu memakai pakaian terbaik, dan menggunakan wangi-wangian bisa menjadi salah satu amalan sunah yang dapat kita terapkan setiap kali merayakan Idulfitri.
Sehingga kita bisa menyambut hari raya dengan perasaan gembira, namun juga mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk merayakan hari kemenangan setelah melewati bulan Ramadan ini.
3. Makan Sebelum Sholat Idul Fitri
Cara Rasulullah merayakan Idul Fitri selanjutnya dengan makan sebelum melaksanakan saalat Idulfitri. Seperti diketahui, bahwa terdapat anjuran untuk makanan terlebih dahulu sebelum mengerjakan shalat sunah Idul Fitri di pagi hari, hal ini untuk menandai adanya pembeda, sebagai awal masuknya bulan Syawal. Rasulullah biasanya mengonsumsi buah kurma dalam jumlah ganjil sebelum berangkat menunaikan ibadah shalat Idul Fitri. Hal ini pun disebutkan dalam hadits riwayat Ahmad dan Bukhari: "Pada waktu Idul Fitri Rasulullah saw. tidak berangkat ke tempat shalat sebelum memakan beberapa buah kurma dengan jumlah yang ganjil.” (HR. Ahmad dan Bukhari)
4.Melaksanakan Salat Idul Fitri
Melaksanakan salat Idul Fitri juga menjadi salah satu cara Rasulullah merayakan Idul Fitri yang biasa dilakukan. Rasulullah melaksanakan shalat Idul Fitri bersama dengan keluarga dan sahabat-sahabatnya, baik laki-laki, perempuan, hingga anak-anak.
Saat menuju tempat salat, Rasulullah memilih jalan yang berbeda saat pergi maupun pulang dari tempat salat. Ini menjadi salah satu anjuran sunah yang dapat mendatangkan banyak pahala.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!