REFLEKSI | Halangan Diri

ED
Senin, 25 Maret 2024 | 07:45 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Halangan Diri

Hate anu meurih... hate nu ngajerit kabeulit ku dosa-dosa Biwir nu ngageter ngedalkeun rasa jiwa Ampun ampun duh Gusti ..

Jika lirik itu diterjemahkan ke bahasa Indonesia, kira-kira seperti  berikut :

Mengapa semuanya Hanya kegagalan, kegagalan dan kegagalan? Ini tentang cinta dan usaha Tujuan pun kandas   Kemudahan berbalik arah kemudahan menjauh Keberuntungan melarikan diri Mengapa mengapa mengapa?   Jangan-jangan penghalang diri Karena dosa-dosa Keasikakan, keenakan  Melanggar larangan   Jangan-jangan penghalang diri Karena dosa-dosa Garisnya panjang Sepanjang jalan kereta  Sapanjang jalan karéta   Ya Allah, Ya Allah Bagaimana cara memudahkannya? Ya Allah, Ya Allah Bagaimana cara membebaskannya?

Air mata membasahi pipi Jatuh di atas sejadah Ingat-ingat perilaku   Itu salah dan salah Hati yang sakit, hati yang menjerit Diperumit oleh dosa Bibir yang bergetar mengungkapkan perasaan jiwa   Maafkan aku, maafkan aku, Rabbku."

Saya tidak tahu, inspirasi dari mana sang penulis lirik itu, tetapi hal itu sejalan dengan perkataaan Imam Hanafi, “Kesulitan itu adalah hasil dosa. Karena itu orang berdosa tidak memiliki hak untuk mengeluh ketika kesulitan”.

Rasaku terusik, bibirku pun bergetar berucap,” Astaghfirullah Robbal baroya, Astaghfirullah minal Khothoya”.

Wallahu 'alam.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.