REFLEKSI | Demo Salat
Kesakralan salat sudah ternodai! Peristiwa salat seperti dibuat main-main oleh mereka yang merasa wajib bela Islam. Apa yang mau mereka perjuangkan ? Padahal mereka yang datang dengan maksud membela Islam. Yang terjadi malah sebaliknya ! Mereka sangat jelas melecehkan nilai kesakralan salat sebagai tuntunan umat, dalam hubungannya dengan Allah Azza Wa Jalla.
Harusnya umat sadar ! Kita sudah sangat jelas diingatkan Allah dalam surat Al-Baqarah ayat ke 8 dalam mengahadapi golongan pembela Islam ini... Dan di antara manusia ada yang berkata, “Kami beriman kepada Allah dan hari akhir,” padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.
Dan banyak di kupas dalam surat Al-Baqarah, bagaimana kelompok ini dikuliti Allah.
Sudah sekian kali salat jadi peristiwa politisasi. Tidurnya di masjid, salatnya di lapangan Monas Masjidnya dekat, salatnya malah di jalanan. Sudah dihamparkan bumi, sebagai tempat terbaik untuk salat, eh malah salatnya atraktif, di atas atap mobil komando. Sungguh miris kelakuan mereka yang mengaku para pembela Islam. Yang terjadi malah Islam sengaja dilecehkan oleh mereka.
Persoalan Toa sudah jelas hanya untuk mengatur kekencangan suaranya, dan dampak yang bisa membuat ketidaknyamanan orang sekitar...!
Dipelintir isunya jadi pelarangan Adzan, menyamakan adzan dengan gonggongan anjing...hingga isu ini akhirnya memanas dan viral.
Walau akhirnya bisa clear, sudah diklarifikasi maksudnya seperti apa, ! Namun doktrin untuk selalu membesarkan persoalan yang bisa di blow up, begitu sangat kuat terekam, hingga akhirnya, petunjuk dan arahan imam besar mereka untuk membesarkan dan membangun isu, kuat dan masif dilakukan.
Sangat memojokan, sangat memukul kebenaran, yang seakan-akan Menag salah, dan isu, hoaxs mereka produksi, ini sudah merupakan kesepakatan zalim, yang dibuat secara sistematis, terstruktur, dan masif di isukan...!
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!