IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | Curhat Pada Mahluk

ED
Jumat, 14 Oktober 2022 | 04:40 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Curhat Pada Mahluk

Oleh Idat Mustari

DALAM kehidupan, tak selamanya berjalan lurus mulus, kadang harus berbelok bahkan beberapa saat harus bertepi. Kadang di jalan tanjakan, kadang di jalan turunan. Kadang diatas, kadang di bawah, seperti arah jarum jam.

Dalam kehimpitan, kesempitan sebagai mahluk yang kemampuannya terbatas, tak jarang kita pun curhat pada orang lain. Boleh teman lama, atau yang baru kenal, atau sahabat atau saudara. Namun jangan pernah berharap apa yang kita lempar dapat bunga bisa jadi batu atau tanpa balasan sama sekali.

Memang saat curhat pasti diawali oleh pikiran, siapa tahu orang yang jadi curhatan itu bisa jadi peringan beban, jadi jembatan apa yang kita hadapi. Namun salah curhat bukan bunga yang kita dapatkan justru batu yang kita peroleh. Orang bijak berkata, “Jika dirimu curhat kepada manusia, jika ia orang baik, maka ia akan mendengarkanmu, bahkan menolongmu, tetapi jika ia punya hati dengki, maka itulah kesempatan menjatuhkanmu”.

Sah-sah saja curhat kepada orang lain, tapi belajarlah dari pengalaman, agar berhati-hati curhat. Janganlah curhat kepada orang yang salah! Salah-salah, justru dirimu bertambah masalahnya! Kita harus belajar kepada Nabi Ya’qub ‘alaihissalam ketika menghadapi kesedihan berupa kehilangan putranya, Yusuf, sehingga anak-anaknya yang lain mengiranya akan bertambah sakit dan sedih. Maka dengarlah jawaban Nabi Ya’qub yang perlu diteladani setiap muslim,

قَالَ إِنَّمَا أَشْكُوْ بثّيْ وَ حُزْنِيْ إِلَى اللهِ

“Dia (Ya’qub) menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (QS Yusuf: 86).

Sekali lagi tak salah curhat pada manusia tapi harus ekstra hati-hati, sebab jika salah orang maka akan bertambah sakit hati. Memang anugerah yang besar dari Allah pada saat kita kesulitan, kehimpitan adalah dengan mempertemukan kita dengan seseorang yang memahami tanpa kita harus mengatakannya. Untuk itu hanya dengan satu cara yakni berdoa kepada-Nya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.