REFLEKSI | Ada Lilin dalam Hati Kita

ED
Selasa, 17 Mei 2022 | 07:30 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Ada Lilin dalam Hati Kita

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.

SEMAKIN kita memahami makna-makna, semakin kita kaya akan pemahaman, semakin kecil dan merasa seperti debu apa-apa yang telah kita capai dalam memahami keilmuan kita.

Hal seperti itu adalah anggapan dari beberapa statemen para sahabat penulis, yang sudah mencapai kualitas capaian kesadaran jiwa... subhanallah.

Mereka yang sudah pada pemahaman bahwa kita ini, sebenarnya banyak yang tidak tahunya, menjadikan diri mereka lebih awas dalam berpandangan, sehingga penglihatannya tidak lagi pada tataran permukaan, atau kulit, tapi sudah masuk menjelajah ke tataran filosofi, atau masuk ke kedalaman makna, spirit kebenaran yang sebenarnya.

Untuk manusia seperti ini, ia telah sampai pada tataran berpikir bijak, memiliki pandangan luas dan mendalam, menjadikan dirinya sumber mata air, yang menyejukkan, penyegarkan, serta mampu penghilangkan dahaga.

Maka pantas, pada capaian manusia dengan kodrat yang demikian, ia akan selalu dicari orang, bagai gula yang memberikan manis, para semut datang silih berganti, berkumpul tak pernah habis, karena mendapatkan apa yang ia cari.

Sedikit manusia yang memiliki pandangan dan pemahaman sebagai manusia yang berisi, karena untuk mencapai itu, ia pun harus digodog terlebih dahulu dengan proses panjang dalam kehidupannya. Ditempa pahitnya hidup. Mengalami sebagai manusia terpuruk. Pernah ada di titik nadir terendah dalam hidupnya. Disepelekan, dihina manusia lainnya. Bahkan untuk sebagian lainnya, ia dianggap sebagai manusia gila.

Siapa orang-orang yang demikian itu ? Manusia pilihan Allah, yang orang lain tidak bisa mencapai itu.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.