Rayakan 70th PT PP, Terra Drone Indonesia Berpartisipasi di Acara Pameran Inovasi Teknologi PT PP 2023
Terra Drone Indonesia memamerkan kecanggihan teknologi drone Vertical Take-Off and Landing (VTOL), drone LiDAR dan Ground Penetrating Radar (GPR) yang telah digunakan inovasinya pada pekerjaan konstruksi, khususnya PT PP. Keikutsertaan Terra Drone Indonesia dalam acara ini memberikan kesempatan bagi para pemangku kepentingan industri, termasuk Direksi Utama PT PP, untuk melihat secara langsung inovasi drone VTOL, LiDAR serta GPR pada sektor konstruksi.
Teknologi VTOL dengan berbagai keunggulannya memungkinkan drone untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal, memfasilitasi akses ke area yang sulit dijangkau. Selain itu, teknologi drone LiDAR, yang menggunakan pulsa cahaya laser untuk mengukur jarak dapat membuat peta detail dengan presisi tinggi. Teknologi ini memiliki aplikasi luas dalam pemetaan topografi, pemantauan deformasi tanah, dan perencanaan konstruksi yang lebih akurat.
Tidak hanya berhenti di situ, Terra Drone Indonesia juga akan menampilkan teknologi GPR (Ground Penetrating Radar) yang memungkinkan deteksi benda bawah tanah dengan memanfaatkan pantulan gelombang elektromagnetik. Hal ini penting dalam upaya pendeteksian pipa, kabel, dan struktur bawah tanah lainnya sebelum memulai proyek konstruksi. Teknologi drone pada konstruksi dapat dimanfaatkan pada proses pemetaan awal seperti pemetaan pada jalan tol. Drone telah digunakan pada berbagai pemetaan jalan tol seperti ruas tol Semarang-Demak, Balikpapan-Samarinda, hingga tol lintas Sumatra. Selain itu, drone juga digunakan untuk memantau kemajuan proyek.Chief Marketing Officer Terra Drone Indonesia, Gilang Wirata, mengungkapkan “Terra Drone Indonesia senang bisa diundang oleh PT PP di salah satu rangkaian acara ulang tahunnya. Terra Drone Indonesia sudah banyak melakukan berbagai pekerjaan menggunakan drone untuk perusahaan pemerintah di sektor konstruksi. Di kesempatan ini, kami sangat manfaatkan untuk menunjukan berbagai teknologi dan solusi untuk sektor konstruksi”.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!