VISI.NEWS|BANDUNG -Performa solid David Raya kembali menjadi pembeda bagi Arsenal dalam laga penting kontra Chelsea. Kemenangan 2-1 di Emirates Stadium, Minggu (1/3/2026), bukan hanya menjaga posisi The Gunners di puncak klasemen, tetapi juga memantik pujian spesial dari legenda kiper Manchester United, Peter Schmeichel.
Dari sudut pandang pertahanan, laga ini memperlihatkan betapa vitalnya peran Raya dalam perburuan gelar. Arsenal sempat unggul lebih dulu lewat sundulan William Saliba sebelum gol bunuh diri Piero Hincapie membuat skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, pasukan Mikel Arteta kembali mengandalkan situasi bola mati. Pada menit ke-66, Jurrien Timber menyundul sepak pojok Declan Rice yang gagal diantisipasi kiper Chelsea, Robert Sanchez.
Namun, momen paling menentukan terjadi pada masa injury time. Raya melakukan penyelamatan gemilang dengan terbang ke sisi kiri untuk menepis umpan silang sekaligus tembakan mengarah ke gawang dari pemain pengganti Chelsea, Alejandro Garnacho. Aksi tersebut langsung disambut rekan-rekannya, meski Raya dengan cepat meminta mereka kembali fokus menghadapi sepak pojok berikutnya.
Hasil ini memastikan Arsenal tetap memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin atas Manchester City. Mereka selanjutnya dijadwalkan bertandang ke markas Brighton & Hove Albion pada pertengahan pekan.
Sepanjang musim, lini serang Arsenal kerap menjadi sorotan. Namun, kekuatan utama tim justru terletak pada lini belakang. The Gunners baru kebobolan 22 gol dari 29 pertandingan, menjadikannya pertahanan terbaik sejauh ini. Raya memainkan peran sentral dalam catatan impresif tersebut.
Schmeichel secara terbuka mengakui pernah meragukan keputusan Arsenal merekrut Raya dari Brentford, terutama karena saat itu mereka sudah memiliki Aaron Ramsdale. Dalam analisis pascalaga bersama Viaplay yang dikutip dari Metro, ia menyebut Raya sebagai pemain paling berkembang di Premier League dalam dua atau tiga musim terakhir.
Bahkan, Schmeichel menyampaikan langsung pujiannya kepada Raya usai pertandingan. Ia menilai tanpa kontribusi sang kiper musim ini, Arsenal tidak akan berada di posisi sekarang. Menurutnya, penyelamatan-penyelamatan Raya selalu datang pada momen krusial dan di bawah tekanan besar.
Raya menyambut pujian tersebut dengan rendah hati. Ia mengaku tersanjung mendapat apresiasi langsung dari salah satu kiper legendaris dunia dan berterima kasih atas pengakuan tersebut.
Dari laga ini, satu hal menjadi jelas: di tengah ketatnya persaingan gelar, Arsenal tidak hanya bertumpu pada ketajaman lini depan, tetapi juga pada ketenangan dan refleks cepat seorang David Raya di bawah mistar.@fajar