Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Ray Dalio: Bitcoin Jadi Mata Uang Alternatif di Tengah Inflasi Global

Desi Rossilawati
Kamis, 4 September 2025 | 12:42 WIB
Bagikan
Ray Dalio: Bitcoin Jadi Mata Uang Alternatif di Tengah Inflasi Global

VISI.NEWS | BANDUNG - Ray Dalio, seorang investor terkenal dan pendiri Bridgewater Associates, menyebut kripto sebagai "mata uang alternatif" dan mengakui nilai uniknya. Kripto seperti Bitcoin sangat menarik karena pasokannya terbatas. Saat ini pasokan Bitcoin hanya 21 juta koin.

Berbeda dengan mata uang biasa seperti dolar AS yang bisa dicetak tanpa batas oleh bank sentral.

Dikutip dari coinmarketcap, Kamis (4/9/2025), Dalio berpendapat bahwa kelangkaan ini membuat kripto menjadi pilihan yang bagus saat mata uang tradisional mulai kehilangan nilainya, terutama di saat inflasi tinggi.

Pasokan yang terbatas adalah alasan utama mengapa nilai kripto bertahan. Ketika bank-bank sentral terus mencetak uang untuk mendorong ekonomi, muncul kekhawatiran tentang inflasi dan mata uang yang nilainya menurun.

Dalio melihat aset dengan pasokan terbatas seperti kripto sebagai pilihan yang lebih aman dalam situasi seperti itu.

Pandangan ini bukan cuma teori. Di negara-negara yang mengalami masalah ekonomi atau inflasi parah, banyak orang sudah menggunakan kripto sebagai cara untuk menyimpan uang atau bahkan untuk bertransaksi sehari-hari.

Kekuatan Kripto di Tengah Melemahnya Dolar AS

Dalio juga menyoroti bahwa jika permintaan terhadap dolar AS menurun—misalnya karena perubahan politik global atau orang sudah tidak percaya lagi pada sistem keuangan lama—orang akan mencari alternatif.

Kripto, yang bisa digunakan di seluruh dunia, transparan, dan tahan terhadap campur tangan pemerintah, menjadi pilihan yang masuk akal.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.