Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

Ratusan Warga Kharisma Rancamanyar Demo di PN Bale Bandung, Tuntut AJB yang Tak Kunjung Terbit

Desi Rossilawati
Kamis, 8 Januari 2026 | 11:33 WIB
Bagikan
Ratusan Warga Kharisma Rancamanyar Demo di PN Bale Bandung, Tuntut AJB yang Tak Kunjung Terbit

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Ratusan warga Perumahan Kharisma Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, menggelar aksi unjuk rasa di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Rabu (7/1/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk tuntutan warga yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan bisnis perumahan, lantaran hingga tujuh tahun setelah pelunasan, mereka belum juga menerima Akta Jual Beli (AJB).

Sedikitnya 300 warga turun ke jalan menyuarakan hak mereka atas kepemilikan rumah yang telah dibeli secara lunas dari pengelola perumahan. Aksi unjuk rasa ini digelar bertepatan dengan sidang perdana perkara dugaan penipuan perumahan Kharisma Rancamanyar yang menghadirkan dua terdakwa, yakni seorang notaris berinisial M dan pengelola perumahan berinisial G.

Sebelum sidang di gelar ratusan warga Perumahan Kharisma Rancamanyar yang di pimpin Yusuf Suprihadin lakukan aksi unjuk rasa dan orasi menuntut agar kedua terdakwa segera mengeluarkan Akta Jual Beli (AJB) atas rumah yang telah mereka beli.

Selain itu, warga mengaku merasa tertipu karena rumah yang mereka beli diduga bermasalah secara hukum, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi penggusuran dan pembongkaran bangunan di kemudian hari.

data-turn-id="request-WEB:e24e09f8-a818-4224-a3ec-c119bd923baf-36" data-testid="conversation-turn-74" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
Dalam aksi tersebut, warga juga menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi agar turut membantu penyelesaian persoalan yang mereka alami. Mereka berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah untuk melindungi hak-hak masyarakat sebagai konsumen perumahan.

“Warga sudah tujuh tahun berjuang untuk mendapatkan AJB, dan sudah melunasi pembayaran pembelian rumah ke pemilik perumahan namun surat tanah atau buku induk perumahan masih di pegang notaris M. Hingga kini AJB belum dia buat dan saat di minta surat tersebut juga tidak di serahkan padahal uang dari warga untuk percepatan proses sudah masuk ratusan juta rupiah,” jelas Yusuf dikutip dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Ratusan warga membeli rumah dari pengembang perumahan yang dikelola secara pribadi oleh pihak berinisial G dengan harga minimal Rp150 juta per unit, yang telah dilunasi sejak tujuh tahun lalu tanpa melalui proses akad maupun pembiayaan perbankan.

“Kami di janjikan jika sudah lunas AJB akan di keluarlan, namun pihak notaris dan kunjung menyerahkan meski sudah tujuh tahun lunas,” ungkap Yusuf.

Sebelum sidang di mulai ada beberapa kejadian notaris M alami jatuh dan pingsan karena di kejar beberapa warga untuk di minta pertanggungjawabkan. Akhirnya notaris tersebut diamankan petugas Ke mobil.

Sementara itu, sebelum sidang dimulai, sempat terjadi insiden di mana notaris berinisial M dilaporkan terjatuh dan pingsan karena di kejar beberapa warga untuk di meminta pertanggungjawaban. karena di kejar beberapa warga untuk petugas pengamanan kemudian mengevakuasi notaris tersebut ke dalam mobil. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.