Rasa Lapar Berlebihan: Faktor Penyebab dan Cara Mengatasinya
VISI.NEWS | BANDUNG - Rasa lapar yang berlebihan dan terus-menerus dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kurangnya asupan nutrisi hingga kondisi psikologis seperti stres. Ahli diet Julia Zumpano RD LD menjelaskan bahwa pemahaman terhadap penyebabnya dapat membantu dalam mengelola pola makan yang lebih seimbang.
Menurut Zumpano, rasa lapar fisik umumnya ditandai dengan perut keroncongan, penurunan energi, dan gejala lainnya yang terkait dengan tubuh yang membutuhkan bahan bakar. Namun, ada juga yang dikenal sebagai rasa lapar emosional, di mana seseorang mencari makanan sebagai bentuk pelarian dari situasi atau perasaan tertentu.
Penyebab Rasa Lapar Terus-Menerus
1. Kurangnya Asupan Protein: Protein adalah salah satu nutrisi penting yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Zumpano menyarankan untuk memperbanyak konsumsi protein melalui makanan seperti daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan.
2. Kurang Tidur: Tidur yang tidak cukup dapat mengganggu regulasi hormon ghrelin, yang bertanggung jawab atas regulasi nafsu makan. Zumpano merekomendasikan tidur yang cukup, antara tujuh hingga sembilan jam setiap malam, untuk menjaga keseimbangan hormonal.
3. Karbohidrat Olahan: Makanan yang mengandung karbohidrat olahan, seperti roti putih dan permen, dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti oleh penurunan tajam, meningkatkan rasa lapar secara berlebihan.
4. Kurang Asupan Lemak Sehat dan Serat: Lemak sehat dan makanan tinggi serat seperti buah-buahan dan sayuran membantu menjaga keseimbangan nutrisi dan mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi gula.
5. Kurang Hidrasi: Dehidrasi sering kali disalahartikan sebagai rasa lapar. Zumpano menyarankan untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih setiap hari.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!