RAMADANAN | Tradisi-tradisi Khas Akhir Ramadan, Ada Imam Naca Qunut pada Rakaat ke-3 Salat Witir
Di sepuluh malam terakhir Ramadan juga beberapa masjid semakin menghidupkan qiyamul lail dengan melaksanakan salat sunnah tasbih secara berjamaah. Begitu juga dengan ibadah i’tikaf ramai diadakan. Beberapa tradisi menyambut dan berpisah dengan bulan Ramadan ini menambah syahdu bulan Ramadan yang tidak akan kita temukan di negara-negara lain. Masyarakat nusantara perlu merawat tradisi ini sebagai sebuah kekayaan. Selain merawat tradisi, ini juga merupakan bagian daripada moderasi beragama dimana kita perlu akomodatif dengan budaya lokal.
Budaya-budaya lokal ini bukan dianggap sebuah ancaman, akan tetapi dianggap sebagai bagian untuk memperkaya ritual keagamaan. Hal yang perlu ditangkap adalah substansinya, karena di dalamnya ada nilai-nilai kebersamaan, silaturahim dan sosial. Kita berharap Ramadan kali ini tidak berlalu begitu saja, harus ada perbaikan amal dari tahun-tahun sebelumnya. Semoga generasi muda bisa melestarikan tradisi-tradisi lokal ini.
@mpa/kemenag/naif adnan
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!