Rajin Ibadah tapi Masuk Neraka, Ini Penyebabnya Menurut Al Quran dan Hadis

ED
Senin, 8 Januari 2024 | 10:59 WIB
Bagikan
Rajin Ibadah tapi Masuk Neraka, Ini Penyebabnya Menurut Al Quran dan Hadis

VISI.NEWS | BANDUNG - Rajin ibadah adalah salah satu ciri orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Namun, apakah ibadah saja sudah cukup untuk menjamin seseorang masuk surga?

Ternyata, ada beberapa hal yang bisa membuat orang yang rajin ibadah tetap terancam masuk neraka. Apa saja itu?

Suka Berbohong

Salah satu ciri orang yang munafik adalah suka berdusta, dan balasan dari orang yang suka berdusta adalah siksa yang pedih di akhirat kelak. Sehingga ketika seseorang rajin shalat, namun dia tetap saja suka berdusta dan tidak segera bertaubat dengan perbuatannya tersebut, maka nerakalah balasannya.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran surat Al-Mu'minun ayat 105:

أَلَمْ تَكُنْ آيَاتِي تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فَكُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ "Bukankah ayat-ayat-Ku dibacakan kepadamu, lalu kamu mendustakannya?" (QS. Al-Mu'minun: 105)

Menyakiti Orang Lain

Meskipun ada seseorang yang rajin shalat dan beribadah, namun apabila lisannya suka menyakiti orang lain, maka shalat dan ibadahnya akan sia-sia semata. Karena kejahatannya itu akan menghapus amal-amalnya. Dan apabila ia mati dalam keadaan tidak bertaubat kepada Allah, maka dia akan dimasukkan kedalam neraka.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari:

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قِيلَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّ فُلَانَةً تَقُومُ اللَّيْلَ وَتَصُومُ النَّهَارَ، وتفعلُ، وتصدقُ، وَتُؤْذِي جِيرَانَهَا بِلِسَانِهَا؟ فَقَالَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا خَيْرَ فِيهَا، هِيَ من أهل النار "Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, ia berkata: Dikatakan pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: Wahai Rasulullah, sesungguhnya fulanah (seorang wanita) rajin mendirikan shalat malam, gemar puasa di siang hari, mengerjakan (kebaikan) dan bersedekah, tapi sering menyakiti tetangganya dengan lisannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata:Tidak ada kebaikan padanya, dia termasuk penghuni neraka.” (HR. al-Bukhari)"

Tidak Mengasihi Manusia

Rajin ibadah tidak hanya ditunjukkan dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban kepada Allah, tetapi juga dengan berbuat baik kepada sesama manusia. Sebaliknya, orang yang tidak mengasihi manusia, tidak akan mendapatkan kasih sayang dari Allah. Dan tanpa kasih sayang Allah, orang tersebut akan sulit masuk surga.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim:

 لَا يَرْحَمُ اللَّهُ مَنْ لَا يَرْحَمُ النَّاسَ "Allah tidak mengasihi orang yang tidak mengasihi manusia (lainnya)." (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa ibadah saja tidak cukup untuk menjamin seseorang masuk surga. Ibadah harus diiringi dengan akhlak yang baik, baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia. Karena Allah SWT tidak hanya melihat amal perbuatan kita, tetapi juga niat, sikap, dan ucapan kita. Semoga kita termasuk orang-orang yang rajin ibadah dan berakhlak mulia. Aamiin.

@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.