Puslabfor Pastikan 22 Korban Kebakaran Terra Drone Bisa Diidentifikasi, Api Diduga Berasal Dari Baterai Litium

ED
Rabu, 10 Desember 2025 | 08:04 WIB
Bagikan
Puslabfor Pastikan 22 Korban Kebakaran Terra Drone Bisa Diidentifikasi, Api Diduga Berasal Dari Baterai Litium
VISI.NEWS | JAKARTA Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri memastikan seluruh korban tewas dalam kebakaran gedung Terra Drone di Jakarta Pusat dapat dikenali tanpa pemeriksaan DNA. Temuan ini menjadi perkembangan penting dalam penanganan insiden yang merenggut 22 nyawa tersebut. Kabid Fiskomfor Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Romylus Tamtelahitu, menjelaskan bahwa kondisi jenazah masih utuh sehingga proses identifikasi berjalan lebih cepat. “Untuk korban sejumlah 22 ditemukan dalam keadaan utuh dan masih dapat diidentifikasi,” ujarnya di lokasi kejadian, Selasa (9/12/2025). Ia menambahkan bahwa tim kimia-biologi forensik (Kimbiofor) tidak perlu melakukan pemeriksaan DNA. “Pemeriksaan DNA tidak perlu dilakukan karena kondisi korban dalam keadaan utuh dan masih bisa dikenali,” kata Romylus. Kebakaran di gedung perusahaan teknologi tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada petugas damkar pada pukul 12.43 WIB. Sebanyak 22 orang dinyatakan meninggal dunia, terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki. Dari sisi penyelidikan awal, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menduga titik api berasal dari baterai litium yang berada di area bawah gedung. Kepala Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Megantara, menyebut dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. “Masih dalam penyelidikan. Karena jenisnya baterai litium, mungkin perlu evaluasi kembali,” ujarnya. Bayu menjelaskan bahwa sebelum api menyebar, karyawan sempat berupaya memadamkan kobaran menggunakan lima alat pemadam api ringan (APAR). Namun usaha tersebut gagal dan asap semakin pekat. “Informasi yang kami terima, sudah berupaya dipadamkan dengan APAR, sekitar lima unit, tapi tidak berhasil,” katanya. Hingga kini, proses investigasi gabungan antara kepolisian, Puslabfor, dan Gulkarmat terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut. @kanaya

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.