Puasa Menjaga Kehormatan Diri dan Jiwa
Mereka tidak rela sedikitpun bila kehormatan dan kesucian jiwanya dinodai. Kelompok ini akan terus berjuang membela kebenaran dan keadilan, meskipun menghadapi berbagai tantangan dan rintangan. Bahkan sekalipun mereka dihalangi oleh berbagai kelompok yang lebih kuat dan lebih besar.
Sekiranya mereka dimatikan kehidupan ekonominya, sehingga mereka mempertahankan diri dengan memakan daun-daunan atau akar-akar pohon, mereka akan tetap membela kebenaran dan menegakkan kalimat Allah. Kelompok ini mencintai kehidupan yang terhormat dan mulia di sisi Allah ataupun dalam pandangan umat manusia pada umumnya.
Mereka rela mengorbankan apa saja yang dimilikinya demi tegaknya kemuliaan dan keadilan. Ciri golongan ini, selalu ditandai dengan sikap dan perilaku mereka yang lebih mencintai kebenaran yang datangnya dari Allah dan Rasul-Nya, daripada cintanya terhadap harta, keluarga, anak-anaknya, bahkan dari dirinya sendiri.
Kelompok kedua ini akan memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat, mendapat kemuliaan yang tinggi di sisi Allah dan di mata umat manusia. Slogan mereka yang sering dikumandangkan adalah: “Hidup mulia atau mati syahid”. Mereka diisyaratkan dalam al-Qur’an:
مِّنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ رِجَالٞ صَدَقُواْ مَا عَٰهَدُواْ ٱللَّهَ عَلَيۡهِۖ فَمِنۡهُم مَّن قَضَىٰ نَحۡبَهُۥ وَمِنۡهُم مَّن يَنتَظِرُۖ وَمَا بَدَّلُواْ تَبۡدِيلٗا
“Di antara orang-orang mu’min itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu (apa yang telah Allah janjikan), dan mereka sedikitpun tidak merubah (janjinya)”. (QS. Al-Ahzab, 33:23).
Ibadah puasa akan mengarahkan diri kita, terbentuk menjadi manusia-manusia mu’min yang senantiasa mencintai kebenaran dan kesucian jiwa. Kita dibimbing agar lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya, daripada cinta kita pada segala sesuatu termasuk keluarga, istri dan anak-anak kita, bahkan terhadap diri sendiri.
Perhatikan firman Allah:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!