Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026

Puan Harap Semua Pihak Waspada Pasca Terdeteksinya Omicron XBB di Indonesia

ED
Selasa, 25 Oktober 2022 | 17:44 WIB
Bagikan
Puan Harap Semua Pihak Waspada Pasca Terdeteksinya Omicron XBB di Indonesia

VISI.NEWS | JAKARTA - Setidaknya 24 negara telah melaporkan temuan Omicron XBB pada pasien Covid-19. Subvarian ini digadang menjadi penyebab tren kenaikan kasus di Singapura dan beberapa negara lain.

Di Indonesia sendiri, terjadi kenaikan kasus Covid-19 di 24 provinsi dalam 7 hari terakhir. Hal ini terjadi di tengah ‘meledaknya’ kasus gagal ginjal akut pada anak yang tengah melanda Indonesia.

Di Singapura, lonjakan kasus akibat Omicron XBB diiringi dengan peningkatan tren perawatan di rumah sakit.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani berharap semua pihak waspada terutama pasca terdeteksinya sub varian tersebut pada pasien Covid-19 di Indonesia.

Fasilitas kesehatan harus lebih siap, karena kita tengah menghadapi berbagai permasalahan kesehatan. Upaya pemerintah berkaitan dengan infrastruktur medis, termasuk tenaga kesehatan harus optimal di seluruh daerah,” tutur Politisi PDI-Perjuangan tersebut melalui keterangan resmi, Senin (25/10/2022), sepeti dilansir laman Parlementaria.

Dilansir dari situs Kementerian Kesehatan RI, sub-varian Omicron XBB diketahui telah masuk ke Indonesia melalui transisi lokal dan pasien pertama yang terdeteksi telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober 2022 lalu.

Disinyalir fatalitas varian XBB tidak lebih parah dari varian Omicron, namun Puan meminta masyarakat untuk tidak menganggap enteng varian baru Covid-19 itu.

“Karena berdasarkan laporan, penularan varian XBB sangat cepat. Untuk itu, protokol kesehatan harus lebih ditingkatkan demi menjaga diri dan keluarga dari bahaya penularan Covid,” ucap mantan Menko PMK itu.

Sebagai salah satu upaya peningkatan kewaspadaan, Puan mendorong pemerintah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 dosis 3 atau booster serta penggunaan vaksin Bivalen seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa negara.

Di sisi lain, upaya dari sisi medis dinilai harus dibarengi dengan kesadaran dari masyarakat. Baik dari penerapan protokol kesehatan, maupun kemauan untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

“Kewaspadaan terhadap Covid-19 jangan pernah kendur. Kita tidak boleh abai terhadap protokol kesehatan sekalipun saat ini kondisi pandemi Covid-19 sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,” tutup legislator Dapil Jawa Tengah V tersebut.

Hal serupa juga disampaikan oleh juru bicara Kementerian Kesehatan M. Syahril sebagaimana dikutip dari situs Kemenkes. Syahril meminta masyarakat mengedepankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menghindari kerumunan dan mencuci tangan pakai masker, serta melakukan testing apabila mengalami tanda dan gejala Covid-19.

Selain itu juga menyegerakan vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan proteksi terhadap Covid-19. Kemenkes juga sudah meningkatkan pengawasan kedatangan WNI dan WNA di pintu-pintu masuk negara. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.